Keranjang Lihat Sekarang

    Home > Blog > Arsitektur Vernakular

    Mengenal Arsitektur Vernakular - Unsur, Ciri, dan Contohnya

    Arsitektur vernakular adalah salah satu desain arsitektural yang ramah lingkungan. Bagi Anda yang bergelut dalam dunia desain interior dan arsitektur tentunya sudah tidak asing dengan istilah yang satu ini. Jenis arsitektur yang menampilkan desain unik ini juga dikenal dengan arsitektur lokal. Tapi sebenarnya apa itu arsitektur vernakular ? Lalu apa perbedaan arsitektur vernakular dan tradisional? Untuk tau jawaban dan info lengkapnya simak ulasannya berikut ini.

    Apa Itu Arsitektur Vernakular?

    Arsitektur vernakular adalah desain arsitektur yang banyak memanfaatkan ketersediaan bahan serta budaya lokal. Pada mulanya, gaya arsitektur ini muncul dari kemampuan masyarakat lokal saat membangun rumah tanpa bantuan ahli atau profesional. Namun, seiring berkembanganya zaman, gaya ini mulai banyak diadaptasi oleh para arsitek. 

    Istilah vernakular berasal dari bahasa latin vernaculus yang berarti lokal, domestik atau asli pribumi. Itulah sebabnya gaya arsitektur ini disebut juga dengan arsitektur rakyat. Mengapa begitu? Hal ini karena bangunan dengan gaya vernakular hanya memanfaatkan material setempat dengan melekatnya unsur-unsur budaya lokal sehingga memberikan kesan unik. Selain itu, dalam satu daerah biasanya memiliki desain vernakular yang seragam.

    Perbedaan Arsitektur Vernakular dan Tradisional

    Meskipun terlihat serupa, namun keduanya merupakan gaya yang berbeda. Perbedaan arsitektur vernakular dan tradisional bisa dilihat dalam nilai budaya dan material pembangunan. Arsitektur vernakular adalah desain bangunan yang lahir dari sentuhan aspek budaya dan genus lokal. Itulah sebabnya jenis arsitektur ini mengandung filosofi yang kuat, bersifat kontekstual dan sesuai zaman. Tidak hanya itu arsitektur gaya vernakular juga murni menggunakan bahan alami tanpa bantuan profesional dan teknologi canggih.

    Sedangkan arsitektur tradisional adalah gaya arsitektur yang secara turun temurun diwariskan dan dilestarikan oleh masyarakat setempat. Tidak seperti konsep vernakular, arsitektur tradisional masih menggunakan bantuan profesional serta menggunakan berbagai teknologi canggih dalam pembangunannya. Selain itu, juga biasanya arsitektur tradisional akan bertahan lama.

    Ciri Ciri Arsitektur Vernakular

    Setiap model arsitektur tentunya mempunyai ciri khusus. Untuk itu berikut ciri - ciri arsitektur vernakular yang membedakanya dengan arsitektur lainnya.

    1. Bangunan model vernakular umumnya memiliki nilai tradisional dan budaya lokal yang kuat.

    2. Membangun rumah vernakular juga tentunya hemat biaya. Sebab Anda tidak membutuhkan peralatan berat dan hanya menggunakan bahan-bahan alami.

    3. Bahan bangunan arsitektur berkonsep vernakular juga sama sekali tidak berasal dari luar daerah. Jadi, semua material pembuatan rumah murni dari daerah sekitar saja.

    4. Alat yang digunakan untuk membangun rumah model ini juga semuanya tradisional. Biasanya masyarakat lokal akan bergotong royong untuk proses pembuatan rumah vernakular.

    5. Pembangunan gaya arsitektur ini juga sesuai iklim. Jadi, Anda akan menemukan tipe rumah yang berbeda-beda sesuai iklim daerah tersebut.

    Baca juga: 8 CIRI-CIRI DESAIN ARSITEKTUR KONTEMPORER PLUS CONTOHNYA

    Unsur-unsur Vernakular

    Selain memiliki ciri khas, ada beberapa unsur bangunan tersebut dikatakan sebagai arsitektural vernakular. Berikut unsur-unsur bangunan bisa dikatakan memiliki desain vernakular.

    Unsur makna pada ranah abstrak

    Unsur makna abstrak pada rumah bergaya vernakular bisa diungkap secara verbal melalui bahasa, benda maupun tanda. Makna abstrak sendiri pada desain rumah ini bisa berkaitan dengan faktor obyektif maupun subyektif. Faktor obyektifnya berasal dari luar yang berkaitan dengan kejadian, misalnya saja budaya lokal. Sedangkan faktor objektif berkaitan dengan internal pengamat dan dirasakan oleh mereka sendiri.

    Unsur bentuk dan ranah fisik

    Setiap model arsitektur apapun tentu saja tidak lepas dari unsur bentuk. Hal ini sama halnya dengan rumah vernakular, konsep arsitektur ini harus bisa menyampaikan makna bangunan adalah penduduk asli. Dimana unsur bentuk akan didefinisikan dari segi fungsi, geografis, simbol maupun teknologi.

    Contoh Arsitektur Vernakular

    Ada berbagai pilihan contoh arsitektur vernakular dari seluruh dunia yang bisa jadi referensi Anda. Berikut beberapa contoh arsitektur vernakular dalam beberapa bangunan terkenal

    Rumah iglo kutub utara

    contoh arsitektur vernakular rumah iglo

    Sumber: artforia.com

    Salah satu contoh arsitektur vernakular di dunia adalah rumah iglo. Desain bangunan ini disesuaikan dengan iklim daerahnya. Biasanya, ketika cuaca dingin makan desain hunian tersebut akan dibuat tertutup dengan jendela berukuran kecil bahkan tanpa jendela. Namun, hal tersebut akan berbanding terbalik jika sedang musim panas. 

    Rumah honai

    contoh arsitektur vernakular rumah honai

    Sumber: moondoggiesmusic.com

    Contoh arsitektur vernakular lain adalah rumah honai di Indonesia. Rumah ini merupakan tempat tinggal dan menjadi rumah adat Papua. Biasanya, rumah honai menggunakan bahan bangunan dari kayu dengan atap berbentuk kerucut yang berasal dari jerami maupun ilalang. Selain itu, rumah honai juga dijadikan tempat tinggal oleh penduduk asli Irian Jaya yang mendiami daerah pegunungan. 

    Rumah sasak

    contoh arsitektur vernakular rumah sasak

    Sumber: plimbi.com

    Konsep rumah dengan gaya arsitektural vernakular selanjutnya yang juga ada di Indonesia adalah Rumah Sasak. Rumah ini merupakan bangunan adat khas Lombok yang dibangun oleh masyarakat setempat. Selain itu, konsep arsitektur bangunan ini merefleksikan sebagai kepercayaan islam dan animisme. 

    Rumah aceh

    contoh arsitektur vernakular rumah aceh

    Sumber: lezgetreal.com

    Konsep hunian ini juga menggunakan gaya vernakular. Rumah Aceh dibangun dengan mengkombinasikan budaya islam dan melayu. Selain itu, Aceh juga memiliki histori sebagai titik awal penyebaran agama islam di Indonesia.


    Arsitektural vernakular erat kaitannya dengan budaya dan adat istiadat daerah setempat, maka tak heran jika konsep hunian ini bergitu merakyat. Budaya setempat pula yang menjadi latar belakang interior rumah model ini. Jadi, bagi Anda yang cocok dengan desain rumah seperti ini perhatikan dulu iklim maupun lingkungan sekitar. Jadi, apakah Anda tertarik mencoba mengaplikasikan arsitektur ini pada tempat tinggal Anda?

    Baca juga: ARSITEKTUR MODERN: SEJARAH, PRINSIP, DAN CIRI KHASNYA