Keranjang Lihat Sekarang

    Home > Blog > Cara Mengecat Tembok Rumah Yang Benar

    14 Panduan Cara Mengecat Tembok Rumah yang Benar

    Sebagian besar orang pasti menginginkan rumah yang tampak indah dan berwarna. Salah satu caranya adalah memberikan cat warna pada tembok rumah. Tidak hanya memberikan warna pada rumah, dengan cara mengecat tembok yang benar Anda dapat melindungi dinding dari jamur dan bakteri. Berikut panduan lengkap cara mengecat tembok rumah sendiri dengan benar.

    Panduan Cara Mengecat Tembok Rumah

    Tidak hanya menarik, ketika Anda mengecat tembok secara benar tentunya dinding akan terlindungi. Untuk itu berikut panduan lengkap cara mengecat dinding agar bisa melindunginya dari noda maupun jamur.

    Tentukan area yang akan dicat

    Langkah awal yang perlu Anda lakukan adalah menentukan area mana yang akan dicat terlebih dahulu. Mengapa tahap ini penting? Karena saat melakukan make over ruangan, Anda perlu membersihkan barang-barang yang ada di dalam kamar tersebut. 

    Pastikan ruangan telah bersih dan kosong

    Sebelum mempraktikkan cara mengecat tembok yang benar, usahakan juga ruangan sudah bersih dari berbagai macam barang di dalamnya. Pindahkan furniture Anda terlebih dahulu ke area yang lebih aman agar tidak terciprat oleh cat. Jika dirasa barang tersebut terasa berat, geser semua furnitur ke area tengah dan tutupi menggunakan plastik. Setelah semua aman, barulah mulai melakukan tahap selanjutnya.

    Keruk cat lama

    Mungkin Anda akan tergoda langsung menggoreskan warna baru pada cat lama. Namun, itu merupakan langkah yang salah. Sebelum mengecat, Anda harus mengerik bekas cat terdahulu. Hal ini bertujuan agar cat baru tidak ikut mengelupas lagi bersama warna yang lama.

    Bersihkan tembok sebelum dicat

    Selain mengikis cat lama, Anda juga harus membersihkan tembok sebelum dicat ulang. Anda dapat membersihkan dinding menggunakan kemoceng maupun sapu. Namun ketika noda cukup besar Anda bisa membersihkannya menggunakan spons dan detergen, lalu diamkan sampai mengering terlebih dahulu.

    Lapisi area yang tidak ingin dicat menggunakan koran atau plastik

    Salah satu tips cara mengecat tembok yang baik adalah dengan melapisi area yang tidak ingin dicat menggunakan koran maupun plastik. Misalnya saja pada bagian jendela, gagang pintu maupun lantai. Hal ini bertujuan agar tidak ada cat yang menciprat dan lantai tetap bersih.

    Rapikan bagian yang lubang atau retak

    Sebelum melakukan proses pengecatan, Anda harus menutup lubang atau retakan terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar hasil akhir proses pengecatan rapi, mengkilap dan menghasilkan tekstur yang halus.

    Siapkan alat mengecat : Kuas, cat, alat pencampur

    Cara mengecat tembok yang juga wajib diperhatikan adalah menyiapkan alat terlebih dahulu. Alat-alat untuk mengecat tembok yang perlu Anda siapkan antara lain, kuas, cat, dempul, amplas tangga dan lain-lain. Hal ini penting disiapkan lebih dahulu agar Anda tidak repot bolak-balik mencari alat-alat tersebut.

    Aduk cat terlebih dahulu sebelum digunakan

    Sebelum mengaplikasikannya pada dinding, Anda juga harus mengaduk cat terlebih dulu. Mengaduk cat ini bertujuan agar cat tidak menggumpal dan menghasilkan warna yang optimal. Anda bisa mengaduk cat dengan campuran air sebanyak 10% dari jumlah cat tersebut.

    Campurkan cat dengan water base

    Selanjutnya cara mengecat tembok yang benar adalah mencampurkan cat dengan water base. Anda harus melapisi permukaan dinding terlebih dulu menggunakan water base atau solvent agar cat tidak mengelupas, halus dan rata. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan wall sealer untuk menyesuaikan ph cat dan ph semen sehingga warna tembok bisa tahan lama.

    Gunakan warna dasar terlebih dahulu

    Ketika Anda ingin mengubah cat tembok selain putih, penting untuk menggunakan warna dasar terlebih dahulu. Anda bisa membersihkan cat lama menggunakan amplas ataupun mengecat ulang menggunakan warna putih sebelum  mengaplikasikan warna sesuai keinginan. hal ini akan membuat hasil cat lebih terang. Perlu diingat, usahakan mengaplikasikan warna kedua setelah sekitar 1-2 jam waktu antara lapisan satu.

    Pelajari kuas atau alat cat yang digunakan

    Sebelum mengecat tembok usahakan pelajari kuas terlebih dahulu. Misalnya saja, roller cat cocok digunakan untuk area dinding lebar.

    Gunakan Kuas Kecil

    Menggunakan roller akan mempercepat proses mengecat, namun tidak semua sudut bisa terlapisi dengan sempurna. Itulah sebabnya, penting untuk menggunakan kuas kecil agar area sempit seperti sudut ruangan bisa tercat sempurna.

    Cat dengan arah zigzag

    Lakukan cara mengecat tembok dengan arah zig zag dari atas ke bawah secara berulang. Hal ini bertujuan agar warna yang digoreskan bisa merata dengan sempurna. 

    Diamkan sampai kering

    Setelah dirasa cara mengecat tembok sudah rata maka diamkan beberapa saat sampai mengering. Anda bisa mengikuti petunjuk durasi pengeringan pada kaleng cat yang digunakan. Jika ragu, Anda bisa mendiamkan selama 2 jam sebelum mengoleskan ulang warna untuk kedua kalinya.

    Itulah tips dan cara mengecat tembok yang benar untuk mendapatkan hasil yang  memuaskan. Anda bisa menggunakan warna-warna netral untuk menghasilkan kesan tenang atau mengkombinasikan dua warna berbeda untuk membuat rumah lebih berwarna. Bebaskan kreativitas Anda dengan cara mengecat tembok yang berbeda!