Keranjang Lihat Sekarang

    Home > Blog > Eklektik

    Tips dan Trik Menerapkan Metode Eklektik Pada Desain Rumah

    Beragam konsep desain dan arsitektur yang ada memberikan banyak ide untuk merancang desain yang sesuai dengan selera masing-masing. Salah satu inspirasinya adalah arsitektur eklektik. Desain ini sebenarnya menggabungkan kesan history untuk menciptakan sesuatu yang baru dan tentunya asli. Bagi Anda yang tertarik menghadirkan desain ini, simak ulasan lengkap tentang apa itu arsitektur eklektik berikut

    Apa Itu Eklektik

    Menurut KBBI, arti eklektik adalah bersifat memilih yang terbaik dari segala sumber. Sehingga gaya ini merupakan sebuah gaya desain dengan metode menggabungkan beberapa aspek untuk membuat arsitektur baru dengan kombinasi yang ada. Namun metode eklektik tidak melulu penggabungan gaya, terkadang metodenya hanya menerapkan satu gaya saja, tetapi bentuk konstruksi, konsep, dan fungsinya berbeda dari yang asli.  

    Gaya jenis ini muncul sekitar abad ke-19 hingga abad ke-20. Pada abad tersebut, desain rumah menjadi salah satu simbol kekayaan pemilik rumah. Semakin mewah rumah yang dibangun, maka semakin tinggi derajat pemiliknya. Sehingga para arsitek pada abad tersebut ingin mencari gaya desain baru yang belum pernah ada sebelumnya. 

    Mereka kemudian menggabungkan beberapa desain dari masa lalu sebagai inspirasi menciptakan desain yang baru dan original. Gaya ini sebenarnya mengacu pada gaya masa lampau dibanding gaya masa depan. Maka tidak heran jika dalam unsur arsitektur eklektik ini terdapat gaya victorian, gotik dan aliran desain klasik lainnya. 

    Tips Penerapan Gaya Eklektik Pada Desain

    Sebelum Anda mengaplikasikannya sebagai desain arsitektur ruangan, berikut tips desain eklektik yang harus diperhatikan.

    1. Konsisten

    Ketika ingin menerapkan metode eklektik, Anda harus konsisten saat mengaplikasikannya pada desain. Sifat dari gaya desain ini memang beragam, namun tiap ruangan yang ada di rumah harus selaras satu sama lain. Jika Anda telah memutuskan konsep seperti ini, buatlah desain yang selaras pada setiap ruangan. Akan terlihat tidak indah dan tidak konsisten apabila banyak perbedaan antar ruangan di rumah Anda. 

    2. Satu warna utama

    Anda dapat memilih satu warna sebagai faktor utama pada desain. Warna ini sebagai pemersatu dari keseluruhan desain ruangan di rumah. Anda dapat memilih warna netral seperti putih atau warna yang terang seperti kuning. Warna utama akan menjadi dominan dan dapat berkolaborasi pada seluruh tampilan. 

    3. Focal point

    Gaya eklektik adalah gaya yang menggabungkan beberapa gaya melalui berbagai jenis barang. Untuk itu saat mengatur tata letak ruangan, Anda harus menyiapkan focal point pada ruangan tersebut. Focal point juga berfungsi agar ruangan tidak terlihat berantakan dan terfokus pada poin tersebut. Banyak yang bisa Anda tambahkan sebagai focal point. Misalnya saja, berikan sesuatu yang eye catching, seperti lukisan klasik, piano dan dekor yang menonjol lainnya. 

    4. Pilih furniture yang fungsional

    Ciri khas eklektik adalah kenyamanan dan kemudahan dari desain dan furniture yang ada. Perabotan yang ada dalam ruangan harus fungsional dan tetap indah. Itulah mengapa dalam gaya desain jenis ini banyak ditemukan perabotan antik dan modern. 

    Itulah sebabnya Anda bisa menggabungkan perabotan vintage dan modern untuk menerapkannya. Sebagai contoh, Anda bisa meletakkan lemari kayu antik berdampingan dengan sofa modern. Tapi, pastikan barang tersebut masih senada dengan warna utama pada desain ruangan. 

    5. Pola geometri

    Karakteristik lain gaya jenis ini adalah pola geometris. Pola geometris memudahkan Anda mencari persamaan tiap unsur, agar dapat saling melengkapi. Pola yang populer digunakan pada eklektik adalah garis horizontal, vertikal, zigzag dan lingkaran. Pola juga akan membantu mempercantik ruangan. Tidak ada aturan baku tentang penggunaan pola pada ruangan, Anda hanya perlu mengeksplorasi gaya agar muncul desain-desain baru. 

    6. Pilih lantai, dinding dan atap yang sesuai

    Walaupun gaya eklektik cenderung banyak menggunakan barang bernilai seni, namun ada karakter khusus pada bagian lantai, dinding dan atap. Bagian lantai biasanya memakai material kayu solid atau ubin, lantai parket. Lantai juga sering dihiasi dengan karpet dari Turki atau India dengan pola yang unik. 

    Pada bagian dinding biasanya dihias dengan wallpaper dekoratif yang memiliki warna cerah seperti putih, coklat dan abu abu. Selain wallpaper, Anda juga bisa menggunakan lukisan dinding atau tirai. Bagian atap untuk pencahayaan di ruangan bisa berupa chandelier atau lampu kristal gantung. 

    7. Pilih aksesoris selaras

    Aksesoris yang dipilih pada arsitektur eklektik adalah aksesoris yang bernilai historis. Aksesoris historis tersebut memberi kesan barang tersebut telah dikumpulkan sejak lama. Sebagai contoh Anda bisa menggunakan lukisan klasik, vas keramik, bingkai foto dan barang dengan nuansa vintage lainnya. Anda juga bisa menggunakan aksesori yang ada kaitannya dengan kenangan indah masa lalu. 

    8. Gaya dekorasi yang senada

    Penggunaan dekorasi pada arsitektur eklektik sangat dominan dan penuh detail. Ruangan bisa dipenuhi dengan perabotan dengan ukiran, tirai besar hingga sofa mewah yang besar. Bahan yang sering digunakan adalah satin, cordura dan beludru. 

    Karakter unik yang ditampilkan dalam arsitektur eklektik cocok untuk Anda yang ingin menampilkan kesan hidup pada tempat tinggal. Untuk mewujudkan kesan tersebut, Anda harus berani mengekspresikan gaya desain yang diinginkan menjadi satu desain yang unik dan menarik. Jadi, tertarik mengaplikasikan desain gaya ini pada rumah Anda?