Keranjang Lihat Sekarang

    Home > Blog > Karpet Lantai

    Panduan Memilih Karpet Lantai yang Pas untuk Ruangan

    Karpet lantai bisa menjadi alat desain yang ampuh dalam sebuah ruang rumah. Selain bisa berfungsi sebagai karya seni untuk lantai, karpet juga mampu memberikan latar belakang pelengkap untuk dekorasi lainnya. Bayangkan jika ada sebuah ruangan dengan karpet Turki merah tua kemudian Anda menggantinya dengan karpet sisal polos, atau karpet cetakan ubin Maroko dengan Aubusson Prancis. Maka hanya dengan satu barang sederhana ini, ruangan pun berubah dari tradisional ke modern, klasik ke kontemporer, atau hambar menjadi lebih bercorak. Ada juga karpet lantai plastik yang juga menjadi dambaan banyak orang.  Lantaran banyaknya jenis dan lebih murah untuk dipakai di ruangan. 

    Namun untuk memutuskan karpet mana yang cocok untuk ruangan Anda, perlu pertimbangan yang matang. Hingga akhirnya banyak orang yang kebingungan saat menentukan karpet yang cocok untuk ruangan rumahnya. Berikut adalah beberapa panduan saat memilih karpet lantai:

    Gaya Karpet Lantai

    Ada banyak gaya karpet lantai saat ini seperti gaya furnitur, gaya pencahayaan, atau gaya ruangan dan lain sebagainya. Variasi pilihan gaya karpet ini tidak akan ada habisnya. Saat ini gaya karpet tidak lagi terbatas lagi pada karpet Persia tradisional atau gaya Eropa klasik. Ada pula gaya karpet alternatif modern dan kontemporer, seperti motif bunga tebal, geometrik yang kuat, dan rami dan sisal sederhana. 

    Sebelum menentukan gaya mana yang cocok untuk rapet Anda, pelajari terlebih dahulu diri Anda. Apa yang ada dalam pikirkan Anda tentang seperti apa suasana ruangan yang ingin diciptakan. Yang perlu Anda ingat adalah karpet tidak harus serasi dengan semua yang ada di ruangan, tetapi harus sesuai dengan tekstur dan warna furniture yang ada. Dengan Anda memahami pikiran tersebut, Anda tentunya akan lebih mudah saat memilih model karpet yang cocok untuk ruang tersebut. Bisa saja karpet lantai plastik lebih cocok untuk gaya Anda, bisa juga karpet bulu yang lebih cocok.

    Warna Karpet Lantai

    Warna biasanya juga menjadi pertimbangan dasar saat memilih karpet lantai. Anda perlu memikirkan warna apa yang Anda sukai dan cocok untuk tipe Anda. Tapi lebih dari itu, warna karpet tersebut akan menentukan warna seluruh ruangan. Maka menentukan warna karpet ini merupakan keputusan penting.

    Jika Anda sudah memiliki furniture, pertimbangkan bagaimana warna berbeda akan bekerja dengan barang-barang Anda yang sudah ada. Ruangan dengan banyak warna dan corak seringkali paling cocok dengan karpet yang memiliki corak netral atau satu warna. Jika Anda belum memiliki perabot, pertimbangkan bagaimana warna karpet yang berbeda akan bekerja dengan warna senada lantai, dinding, dan langit-langit. Karpet bisa menonjol atau menyatu, jadi pikirkan efek apa yang ingin Anda ciptakan saat mempertimbangkan warna karpet tersebut.

    Pola Karpet Lantai

    Tidak semua orang tertarik dengan dengan pola, tetapi jika furnitur dan dinding Anda semuanya berwarna solid, karpet bermotif benar-benar dapat menghidupkan ruangan Anda. Begitu pula, jika Anda memiliki furnitur bermotif, karpet yang polos dapat memberikan efek membumi dan menenangkan. Ini semua tentang keseimbangan dalam sebuah ruangan. Jika kamar Anda sudah dilengkapi perabotan, pertimbangkan hal ini sebelum memilih karpet. Namun, jika karpet merupakan barang pertama yang Anda beli, pikirkan pola apa yang tepat untuk Anda. Apakah Anda menginginkan sesuatu yang menarik atau sedikit lebih halus? Pengaruh pola pada sebuah ruangan terkait erat dengan warnanya, jadi pertimbangkan bagaimana keduanya akan bekerja sama dan saling melengkapi.

    Ukuran Karpet Lantai

    Karpet yang terlalu kecil dalam ruangan jadi satu kesalahan dekorasi yang paling umum. Untuk kamar berukuran sedang, harus ada sekitar 10 hingga 20 inci lantai kosong di antara tepi karpet dan dinding ruangan. Tergantung pada ukuran ruangan, Anda dapat mencapai serendah delapan inci dan setinggi 24 inci. Bagaimanapun, pastikan karpet berada di tengah ruangan dan jarak antara karpet dan dinding sama di empat sisinya.

    Anda juga bisa menggunakan karpet untuk menentukan ruang. Jika Anda memiliki ruang berkonsep terbuka atau Anda ingin melapisi karpet, aturannya bisa sedikit berbeda. Pikirkan tentang area yang ingin Anda sorot dan pilih ukuran berdasarkan itu, tetapi ingat bahwa lebih baik terlalu besar daripada terlalu kecil. Untuk karpet lantai plastik juga demikian, karena bertujuan untuk melapisi lantai maka Anda juga perlu mengetahui ukurannya terlebih dahulu.

    Karpet Lantai Tebal atau Tipis?

    Saat memilih karpet, penting untuk memikirkan jenis karpet yang Anda inginkan: tipis, sedang, atau tebal. karpet tipis umumnya lebih kokoh daripada karpet bertumpuk tinggi. Selain itu karpet yang tipis juga mudah disedot serta dijaga kebersihannya. Mereka juga lebih murah daripada karpet berbahan tebal. Sementara karpet dengan bahan tebal biasanya lebih lembut dan lebih mewah di bagian bawah. Selain itu juga dapat membantu membuat ruangan terlihat lebih nyaman dan lebih menarik. Sebagai aturan umum, ruangan yang sering dilewati akan lebih nyaman dan tepat memakai karpet tipis, seperti karpet dhurrie atau kilim. Sementara untuk karpet yang lebih tebal akan bertahan lebih lama di ruangan yang tidak banyak lalu lintas. Kalau untuk karpet lantai plastik, tentunya Anda bisa menentukan sendiri dimana yang tepat meletakkannya.

    Gaya hidup

    Gaya hidup juga menjadi faktor penentu besar dalam karpet apa yang akhirnya Anda pilih. Jika Anda memiliki anak atau hewan peliharaan, karpet putih dengan tumpukan tinggi mungkin bukan pilihan terbaik. Jika Anda berharap bahwa karpet Anda akan mengalami banyak dilalui orang, karpet tenun datar dengan pola yang menutupi noda patut dipertimbangkan. Karena karpet tersebut akan lebih mudah dirawat dan dijaga kebersihannya. Di sisi lain, jika Anda ingin menciptakan rasa nyaman dan mewah, karpet tenun datar mungkin tidak akan berhasil. Sebaliknya, Anda menginginkan sesuatu yang lebih lembut dengan bahan yang lebih tebal. 

    Pemeliharaan Karpet Lantai

    Saat memilih karpet, jujurlah pada diri sendiri tentang seberapa banyak Anda bersedia untuk memeliharanya. Kebanyakan karpet perlu disedot dan dibersihkan secara teratur. Karpet tenun datar mudah untuk disedot debu, tetapi Anda juga dapat membawanya keluar dan membersihkannya secara manual. Namun untuk karpet tebal tentunya lebih sulit dibersihkan. Hingga beberapa jenis harus ada yang dilaundry atau dibersihkan secara profesional di rumah.

    Sebagai catatan penting setelah memilih karpet adalah apapun jenis yang Anda pilih, pastikan untuk menggunakan bantalan karpet yang kompatibel dengan bahan karpet dan lantai di bawahnya. Jangan biarkan karpet terkena sinar matahari langsung jika Anda bisa menghindarinya, dan tentunya jangan biarkan noda mengendap. Jika Anda melakukan salah satu dari hal-hal ini, Anda dapat merusak karpet area Anda, apa pun jenis karpet yang Anda pilih.

    Itulah beberapa tips yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memilih karpet lantai baik itu karpet bulu maupun karpet lantai plastik. Dengan pertimbangan yang ada, tentunya Anda tidak akan lagi menyesal untuk salah pilih karpet di ruangan rumah Anda.