Keranjang Lihat Sekarang

    Home > Blog > Merapikan Mainan

    8 Tips Anak Mau Merapikan Mainan Sendiri Serta Manfaatnya

    Orang tua pasti sudah paham bagaimana lelah dan sulitnya cara merapikan mainan anak di rumah. Padahal, orang tua dapat melatih anaknya untuk merapikan mainan sendiri. Selain mengajarkan tanggung jawab, merapikan mainan sendiri juga bisa mendatangkan banyak manfaat bagi mereka. Penasaran bagaimana caranya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini

    Tips Agar Anak Mau Merapikan Mainan Sendiri

    Menanamkan sikap tanggung jawab pada anak bisa dimulai dengan mengajarkannya untuk merapikan barang yang telah dimainkan. Memang bukan hal mudah, tapi Anda bisa mencobanya dengan beberapa tips berikut ini.

    1. Beri contoh terlebih dahulu

    Terkadang, pepatah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya memang benar, mengingat anak akan selalu mencontoh perilaku orang tuanya. Oleh sebab itu, bila ingin membuat si kecil rajin merapikan mainannya, sebaiknya berikan mereka contoh terlebih dahulu. Akibatnya, anak tidak akan merasa keberatan sebab ia telah melihat orang tuanya membereskan mainan.

    Sembari memberikan contoh, Anda juga bisa mengajak anak untuk ikut merapikan mainannya sendiri. Anak akan senang bila ia banyak dilibatkan dalam berbagai kesempatan. Mengajaknya secara halus juga akan membuat anak tidak merasa terlalu dipaksa sehingga suasana beres-beres mainan tampak menyenangkan.

    2. Sediakan keranjang khusus mainan

    Selain membuat rumah terlihat rapi, menyediakan keranjang khusus mainan akan membuat anak mengerti mana saja batas area yang bisa ia jadikan zona bermain. Lebih dari itu, mereka juga akan paham dimana tempat yang tepat untuk meletakkan mainan-mainannya. Jadi, coba berikan tempat khusus mainan untuk anak di rumah.

    3. Ciptakan suasana yang menyenangkan

    Perlu diketahui bahwa anak hanya akan senang melakukan sesuatu bila aktivitas tersebut tampak menyenangkan. Itulah sebabnya, orang tua harus paham bagaimana membuat aktivitas merapikan mainan anak di rumah terasa menyenangkan. Misalnya, dengan membungkus kegiatan beberes mainan dengan konsep game yang seru dan mengasyikkan.

    4. Rapikan mainan satu per satu

    Selalu ajak dan ajari anak untuk membereskan suatu mainan sebelum ia berganti ke mainan lain. Sebab anak akan cenderung lebih malas untuk merapikan mainan sendiri bila sudah terlanjur banyak dan berantakan. Hal ini juga akan membuat si kecil lebih bertanggung jawab atas kerapian barang yang telah ia gunakan.

    5. Buat jadwal khusus

    Agar lebih terorganisir, selalu buat jadwal khusus bagi anak untuk merapikan mainan sendiri. Misalnya, setiap akan berganti ke mainan lain. Hal tersebut akan membuat anak mengerti kapan saja waktu dimana ia harus merapikan mainannya sendiri. Anak juga akan mulai belajar menyesuaikan waktunya dengan adanya jadwal beberes mainan.

    6. Bersikap tegas tanpa emosi

    Akan ada waktu tertentu dimana anak merasa malas untuk menyusun mainannya sendiri. Solusinya, tetap konsisten dan tunjukkan sikap tegas Anda kepada anak agar ia mengerti bahwa beberes mainan adalah suatu hal yang harus ia lakukan setiap selesai bermain. Intinya, jangan gunakan emosi agar si kecil tidak semakin marah dan malas.

    7. Lakukan secara konsisten

    Terapkan tips serta cara merapikan mainan anak secara konsisten setiap harinya. Jangan lelah untuk selalu mengajak dan mengajari anak tentang kebiasaan baik beberes mainan. Terlalu sering mengabaikannya akan membuat si kecil lupa dan menganggap bahwa aktivitas beberes tidak terlalu penting.

    8. Beri anak apresiasi

    Terakhir, jangan lupa untuk selalu mengapresiasi si kecil setiap ia selesai merapikan mainan sendiri. Mengapresiasi setiap kegiatannya akan membuat anak merasa dihargai dan bersemangat untuk terus mengulangi aktivitas tersebut. Jadi, coba puji dan ucapkan terima kasih pada si kecil ya!

    Manfaat Merapikan Mainan Sendiri Pada Anak

    Di samping membuat rumah tampak rapi, mengajarkan cara merapikan mainan anak pada si kecil juga akan mendatangkan banyak manfaat baik baginya. Yuk simak beberapa manfaatnya!

    1. Belajar menyelesaikan masalah

    Aplikasi cara merapikan mainan anak akan membantunya untuk belajar memecahkan dan menyelesaikan masalah. Contoh sederhananya, si kecil harus mengecek kelengkapan mainannya sebelum diletakkan di tempat khusus. Mereka juga akan merasa tertantang dan terpacu untuk berani bertindak tanpa perlu bereaksi takut.

    2. Menumbuhkan rasa tanggung jawab

    Tak hanya belajar menyelesaikan masalah, penerapan cara merapikan mainan anak juga akan membuat mereka menjadi pribadi yang penuh tanggung jawab. Walau masih kecil dan belum terlalu paham banyak hal, setidaknya mereka mengerti bagaimana cara bertanggung jawab atas barang-barangnya sendiri.

    3. Melatih kemampuan motoriknya

    Tak hanya rapi, mengajarkan mereka tentang bagaimana cara merapikan mainan anak juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sarana melatih kemampuan motoriknya. Kegiatan beberes mainan akan merangsang respon saraf tangan dan otot-otot kakinya sehingga anak semakin kuat dalam beraktivitas fisik.

    4. Mengasah kognitifnya

    Selain kemampuan motorik, penerapan cara merapikan mainan anak juga dipercaya mampu mengasah kognitifnya. Anak akan diajak berpikir memisahkan mainan sesuai jenis untuk dimasukkan dalam keranjang. Melatihnya beberes sejak kecil juga akan membuat si kecil tumbuh menjadi pribadi yang rapi dan cinta bersih.

    5. Memahami konsep rutinitas

    Agar tumbuh optimal, anak perlu mengenal konsep rutinitas dalam kegiatan sehari-harinya. Salah satunya dengan mengenalkan bagaimana cara merapikan barang termasuk mainan. Mereka akan belajar urutan siklus setiap kegiatan sehingga anak tidak akan merasa keberatan untuk merapikan mainan sendiri di kemudian hari.

    Mengajarkan anak agar mau merapikan mainannya sendiri memang bukan hal yang mudah. Meskipun demikian, anak adalah pembelajar yang cepat. Jadi, tetap konsisten dan sabar mengajarkan anak sampai pintar merapikan mainannya sendiri ya!

    Baca juga: 17 CARA MENGURANGI SAMPAH PLASTIK, MUDAH DAN ASIK!