Keranjang Lihat Sekarang

    Home > Blog > Perbedaan Granit Dan Keramik

    4 Perbedaan Granit dan Keramik, Harus Pilih yang Mana?

    Pernah terpikir apa perbedaan granit dan keramik? Keduanya termasuk bahan yang paling populer untuk material lantai. Pasalnya, granit maupun keramik sama-sama terkenal karena tersedia dalam berbagai pilihan corak serta tekstur dengan karakteristiknya yang kokoh, awet, dan elegan.

    Jika Anda sedang mempertimbangkan kedua material tersebut, sebaiknya pahami dulu dengan benar apa beda granit dan keramik. Langsung saja, simak selengkapnya dalam artikel berikut!

    Apa Perbedaan Granit dan Keramik?

    Keramik terkenal sebagai material bangunan yang terbuat dari tanah liat. Biasanya, bahan ini hadir dalam berbagai macam warna, motif, dan corak. Sedangkan granit adalah batuan padat yang mengandung mineral. Nah karena wujud aslinya batu, proses pembentukannya juga lebih lama ketimbang keramik. 

    Bingung di mana letak perbedaan granit dan keramik? Cukup lihat bagian bawah dari kedua material tersebut. Jika berwarna merah bak batu bata, tandanya keramik. Kalau berona putih, berarti granit. 

    Nah menariknya, kedua bahan bangunan tersebut memiliki tingkat kualitas tersendiri. Pada keramik, terdiri dari tiga KW (kualitas) yakni 1, 2, dan 3. Angka terkecil menunjukkan tingginya kualitas material tersebut.

    Hal yang sama juga diterapkan pada bahan granit. Hanya saja bedanya terdapat empat tingkat KW dan diartikan sebagai intensitas warna, bukan kualitasnya. Jadi pada KW 1, ronanya paling tajam atau ketara, sedangkan KW 4 berarti lebih pudar. 

    Perbedaan granit dan keramik dari tampilan fisiknya

    Melihat lebih lanjut, Anda juga bisa melihat perbedaan granit dan keramik dari tampilan fisiknya. Misalnya sebagai berikut. 

    Warna

    perbedaan granit dan keramik

    Sumber: mcmonagles.ie

    Pertama, perbedaan granit dan keramik terletak pada warnanya. Biasanya kecerahan keramik lebih terang dan sebaliknya pada granit. Perbedaan tone rona ini disebabkan oleh tingkat penyerapan air, yang mana semakin banyak pori-pori maka bertambah juga endapan cairan, sehingga merubah rona menjadi lebih gelap.

    Permukaan lantainya

    perbedaan granit dan keramik

    Sumber: id.weber

    Selanjutnya, perbedaan granit dan keramik bisa dibedakan dari segi kemulusannya. Umumnya, keramik lebih bergelombang akibat lapisan glaze yang tidak selalu tersebar rata. Berbeda dengan granit, proses pembentukannya saja sudah ditekan, sehingga memiliki tingkat kepadatan serta kemulusan yang lebih baik. 

    Window frame

    perbedaan granit dan keramik

    Sumber: granitetransformation.com

    Terakhir, perbedaan granit dan keramik terletak pada window frame, merujuk pada garis putih yang nampak sebagai pembatas setiap lantai. Nah biasanya lantai granit memiliki baris lebih rata, berbeda dengan keramik nan bergelombang. 

    Perbedaan granit dan keramik dari cara pembuatannya

    Keramik dari tanah liat ini akan sering masuk ke dalam proses pembakaran dengan suhu tinggi. Tahap ini nantinya bisa dilakukan sebanyak empat hingga lima kali, guna menghasilkan bahan berkualitas yang benar-benar kuat dan keras.

    Setelah selesai dibakar untuk pertama kalinya, keramik mulai dilapisi dengan pengkilap. Dari situ, akan dibentuk motif di atas lapisan glaze tersebut dan lanjut dibakar untuk kedua kalinya sampai matang. Untuk meningkatkan estetika, bisa juga ditambahkan aksesoris seperti listello dan insterto.

    Terakhir, kembali dibakar sebanyak empat sampai lima kali. Semakin sering memasuki proses pembakaran, hasilnya juga akan lebih indah dan memiliki nilai jual yang semakin tinggi. 

    Sementara pembuatan granit cukup berbeda karena bahan dasarnya sendiri saja sudah terbentuk dari batu alami, terbuat dari magma yang terbentuk di bawah suhu serta tekanan ekstrem. Memperoleh material ini dapat dilakukan dengan penambangan dan nantinya akan muncul dalam bentuk bebatuan bercorak nan kuat dan keras. 

    Nah, karakteristik dari granit sendiri adalah kaku, kedap air, koefisien ekspansi termal rendah, dan non-higroskopis alias mampu mengeluarkan air. Terlebih bahannya yang kuat dan anti gores membuat lantai berbahan ini diaplikasikan pada tempat lalu-lalang.

    Perbedaan Harga Granit dan Keramik

    Biaya kedua bahan ini akan berbeda, tergantung pada ukurannya seperti 25 x 25, 25 x 50, 40 x 40, atau 60 x 60. Umumnya dijual dipasar dengan harga berikut: 

    Jenis & Ukuran Harga
    Keramik 25 x 25  Rp52.000 / dus
    Keramik 30 x 30 Rp53.500 / dus
    Keramik 40 x 40  Rp62.000 / dus
    Keramik 50 x 50 Rp95.000 / dus 
    Keramik 60 x 60  Rp112.000 / dus 
    Granit 40 x 40  Rp165.000 / dus
    Granit 30 x 60 Rp185.000 / dus
    Granit 60 x 60 Rp209.000 / dus
    Granit 80 x 80  Rp365.000 / dus
    Granit 60 x 120 Rp486.000 / dus

    Beda Granit dan Keramik

    Kedua material ini memiliki karakteristik, kelebihan, dan juga kekurangan berbeda-beda. Namun beberapa di antaranya yang perlu Anda ketahui adalah berikut. 

    Granit

    Kelebihan

    • Anti gores dan dapat dipoles ulang 
    • Memiliki warna yang mengkilap lewat proses finishing 
    • Terkesan alami karena nat dari bahan granit lebih kecil

    Kekurangan 

    • Dibandrol dengan harga yang jauh lebih mahal
    • Instalasinya membutuhkan ahli dan teliti
    • Memiliki pori-pori besar, sehingga dapat menyerap air, noda, dan cairan lainnya.

    Keramik

    Kelebihan

    • Harganya lebih murah 
    • Memiliki motif, warna, serta pola beragam 
    • Mudah ditemukan dan rata-rata dijual pada setiap tokoh bangunan

    Kekurangan 

    • Harus ditambahkan nat yang kebar
    • Mudah pecah tergantung pada kualitas
    • Tidak dapat dipoles, sehingga goresan akan tetap terlihat

    Perbedaan Lantai Granit dan Keramik, Pilih yang Mana?

    Bingung mau pilih granit atau keramik untuk dijadikan dasar lantai rumah? Sebenarnya dalam menentukannya, Anda harus mempertimbangkan beberapa aspek. Misalnya, budget anggaran yang sesuai, ketersediaan waktu untuk merawatnya, sampai biaya instalasinya. 

    Kalau dari segi penampilan, keduanya memiliki keunggulan tersendiri. Keramik memiliki variasi corak, warna, dan motif yang begitu banyak sehingga bisa disesuaikan dengan selera Anda. Berbeda dengan granit, karena berasal dari batu alami sehingga coraknya pun umumnya khas dan lebih terbatas.

    Sedangkan masalah perawatan, granit jatuhnya lebih sederhana karena bisa dibersihkan hanya dengan sabun dan air. Di sisi lain juga tidak mudah kotor serta menampilkan noda. Namun kembali lagi harus disesuaikan dengan impresi yang ingin ditonjolkan. Kesan mewah dan elegan sudah otomatis terpancarkan jika menggunakan granit. Namun apabila Anda lebih mencari motif, corak, atau warna, maka keramik lah jawabannya. 

    Kemudian pertimbangan paling utama adalah masalah harga. Sesuai dengan tabel biaya, Anda harus memikirkan baik-baik jumlah keramik atau granit yang dibutuhkan. Pastinya semakin luas hunian, maka diperlukan juga uang lebih banyak.

    Terakhir, instalasi lantainya pasti membutuhkan biaya juga. Kalau granit jatuhnya lebih mahal karena tidak bisa dipasang oleh sembarangan tukang dan butuh ketelitian. Berbeda dengan keramik yang lebih fleksibel serta tak perlu perlakuan khusus. 

    Itu dia ulasan lengkap seputar perbedaan granit dan keramik yang bisa Anda pahami sebagai panduan sebelum menggunakannya untuk lantai di rumah. Keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, jadi coba perhitungkan dengan baik sesuai kebutuhan maupun preferensi pribadi ya.

    Saat sudah menentukan material lantai impian, perhatikan juga kebutuhan hunian lainnya. Misalnya saja seperti perabot hingga pernak pernik dekorasi pelengkap. Nah agar semakin yakin, percayakan saja bersama iCreate. Sebab ada banyak koleksi yang bisa Anda sesuaikan dengan dekorasi rumah idaman. Untuk itu, yuk kunjungi laman resmi iCreate sekarang juga!

    Baca juga: 16 CARA MEMBERSIHKAN LANTAI SESUAI MATERIAL, AUTO MENGKILAP