Keranjang Lihat Sekarang

    Home > Blog > Pondasi Batu Kali

    Pondasi Batu Kali: Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan

    Setiap hunian tentunya membutuhkan pondasi agar dapat berdiri kokoh. Di Indonesia sendiri, ada berbagai jenis pondasi yang biasa digunakan.salah satu yang paling terkenal adalah pondasi batu kali.

    Pondasi jenis ini punya karakteristik serta fungsinya tersendiri. Sebelum menggunakannya , cek panduan dan penjelasan pondasi dari batu kali berikut ini.

    Apa itu Pondasi Batu Kali?

    pondasi batu kali

    Seperti namanya, pondasi batu kali adalah pondasi dari bongkahan batu alam yang terbentuk karena kikisan air dan aliran sungai. Hal itulah yang menyebabkan pondasi jenis ini terkenal solid dan kokoh. Berkat kekuatannya, pondasi dari batu kali banyak digunakan sebagai pengerasan jalan, drainase hingga pondasi rumah.

    Karakteristik Pondasi Batu Kali

    Selain terkenal kokoh, pondasi jenis ini juga memiliki beberapa karakteristik lain. Apa saja? Berikut beberapa karakteristik detail pondasi batu kali.

    1. Fleksibel dan tahan gempa

    Pondasi jenis ini bisa disesuaikan dengan lebar bangunan membuatnya sangat fleksibel. Selain itu, daya topangnya yang kokoh juga membuat pondasi jenis ini bisa menopang bangunan ketika terjadi kedaruratan bencana seperti gempa bumi.

    2. Memperpanjang masa bangunan

    Disadari atau tidak, detail pondasi batu kali yang solid dan kokoh ternyata juga berpengaruh pada masa bangunan. Bagaimana tidak, bangunan-bangunan yang menerapkan pondasi satu ini terkenal akan umur panjangnya. Hal tersebut dibuktikan dengan kepopulerannya sejak dulu sebagai pondasi yang efektif membuat struktur bangunan tetap awet dan tahan lama.

    3. Harga lebih murah

    Walau punya banyak kelebihan menonjol, nyatanya membuat pondasi jenis ini tidak terlalu memakan banyak biaya. Sebab, bebatuan kali bisa dengan mudah ditemukan sehingga dapat menekan biaya pembuatan. Anda hanya perlu menyiapkan pengeluaran lain untuk semen dan pasir.

    4. Durasi waktu pembangunan lebih efektif

    Bukan hanya murah, membangun pondasi jenis ini juga tidak memakan banyak waktu. Bagi Anda yang ingin membangun hunian kokoh dan nyaman dalam waktu singkat, pondasi dari batu kali bisa jadi salah satu referensi yang layak diperhitungkan.

    Ukuran Pondasi Batu Kali

    pondasi batu kali

    Pada umumnya, ukuran pondasi batu kali berbentuk trapesium serta memiliki tinggi sekitar 60 - 80 cm dengan lebar pondasi atas 25 - 30 cm dan lebar pondasi bawah 60 - 80 cm. 

    Perhitungan pondasi batu kali

    Sebelum membuatnya, Anda harus mengetahui dulu berapa kisaran perhitungan pondasi batu kali. Biasanya, perhitungan pondasi batu kali yang umum digunakan adalah, tebal pondasi pada bagian dinding minimal 70 cm untuk ½ batu bata atau 90 cm untuk 1 dinding batu bata. 

    Perlu diperhatikan bahwa untuk bagian atas dengan tanah keras dinding ½ batu bata maka minimal ukurannya 60 cm atau 1 batu bata 80 cm. Sedangkan untuk satu dinding batu bata membutuhkan kedalaman 80 cm - 100 cm.

    Fungsi Pondasi Batu Kali

     Ada banyak keuntungan yang akan Anda dapat dengan menerapkan dasar bangunan dari bebatuan kali. Lalu, apa sebenarnya fungsi pondasi batu kali? Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

    1. Menopang rumah agar tahan gempa

    sifatnya yang kokoh membuat pondasi jenis ini tahan terhadap guncangan gempa. sehingga pondasi berbahan batuan kali sangat cocok diaplikasikan pada beberapa wilayah di Indonesia yang rawan gempa. Selain itu, agar makin kokoh, Anda juga mengkombinasikannya dengan teknik pemasangan bore pile atau strauss pile. Kombinasi ini akan membantu rumah dalam menahan getaran dari dalam tanah maupun guncangan di sekitar bangunan.

    2. Meminimalisir kebocoran

    fungsi pondasi batu kali lainnya adalah untuk menahan kebocoran yang mungkin terjadi di rumah. Saat memilih menggunakannya, dasar bangunan hunian Anda akan terhindar dari segala macam kebocoran termasuk jamur dan juga banjir.

    Baca juga: Rumah Kontainer : Inspirasi Desain, Kelebihan dan Kekurangan

    Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Batu Kali

    pondasi batu kali

    Sama seperti jenis dar bangunan lainnya, pondasi dari batuan kali juga pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya tersendiri. Untuk itu berikut kekurangan dan kelebihan pondasi batu kali yang perlu diperhatikan sebelum Anda memutuskan menggunakannya sebagai dasar tempat tinggal.

    Kelebihan pondasi berbahan batu kali

    1. Bisa disesuaikan dengan lebar yang diinginkan

    Batu kali merupakan batu belah yang bisa digunakan sebagai pondasi umpak maupun pondasi menerus. Hal ini dikarenakan batu belah biasanya berasal dari letusan gunung. Sehingga, Anda tidak perlu memecah sisi tajamnya lagi menggunakan palu. Ukuran pondasi batu kali yang sesuai dengan lebarnya tentu akan membuat bangunan terlihat lebih rapi saat dilihat.

    2. Pembuatan lebih sederhana

    Meski punya banyak kelebihan, nyatanya membuat detail pondasi batu kali tidak sesusah yang dibayangkan. Konstruksinya yang sederhana membuat dasar bangunan dari batuan kali diminati banyak orang. Para pekerja juga mengerjakan pondasi batu kali langsung di tempat.

    3. Waktu pengerjaan lebih cepat

    Bukan hanya mudah dibangun, konstruksi detail pondasi batu kali yang sederhana juga sangat berpengaruh pada waktu pengerjaannya yang cukup cepat. Sebab, konstruksi batu kali hampir mirip dengan batu bata, sehingga cocok digunakan bagi Anda yang ingin pengerjaan tempat tinggal lebih cepat.

    4. Anggaran yang minimalis

    Di Indonesia, Anda dapat menemukan bebatuan kali dengan mudah, terutama di daerah pedesaan yang dekat dengan gunung . Material utamanya yang mudah ditemukan membuat pondasi berbahan batuan kali dianggap dapat menekan pengeluaran sehingga bisa dialokasikan untuk kebutuhan lainnya.

    Kekurangan pondasi berbahan dasar batu kali

    1. Kurang bisa mencengkram

    Batu kali sejatinya memiliki detail bulat. Sehingga akan susah menyatu dan mencengkram satu sama lain ketika digunakan. Selain itu, batu jenis ini juga mudah berlumut jadi susah melekat ketika digunakan.

    2. Menimbulkan keretakan

    Meskipun terbilang kokoh, ternyata pondasi terbuat dari batu kali juga akan menimbulkan keretakan pada dinding. Terlebih ketika sering terjadi gempa maupun pergeseran tanah. Umumnya, masalah keretakan akan mengakibatkan masalah besar jangka panjang yang tidak murah untuk diperbaiki.

    3. Tidak cocok digunakan untuk bangunan bertingkat

    Ketika Anda ingin memiliki rumah berlantai 2 atau lebih, sangat tidak disarankan untuk menggunakan pondasi dari batu kali. Sebab, sifatnya yang kurang mencengkram dan menahan beban bangunan yang cukup berat akan berakibat buruk dikemudian hari.

    4. Tingkat ketahanan tidak baik jika sering terendam air

    Batu kali memiliki sifat yang mudah berlumut. Sehingga perlu diingat bahwa, ketika Anda mengaplikasikannya sebagai pondasi rumah dapat berpotensi fatal pada aspek ketahanannya. Sebab, ketika batuan kali sering terendam air tentunya daya cengkram semakin menurun karena berlumut.

    pondasi batu kali

    Pondasi memang menjadi salah satu bagian krusial dalam pembangunan rumah. Hunian akan terlihat kokoh apabila tepat memilih pondasi sesuai ukuran, kebutuhan sampai dengan kondisi tanah didirikannya rumah. Jadi, sebelum memutuskan mau menggunakan pondasi apa, kenali dulu struktur tanahnya agar pondasi bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

    Baca juga: PONDASI CAKAR AYAM - PANDUAN LENGKAP KEBANGGAN ASLI INDONESIA