Keranjang Lihat Sekarang

    Home > Blog > Renovasi Rumah

    Renovasi Rumah - Estimasi Biaya, Tips, dan Langkahnya

    Renovasi rumah biasanya dilakukan saat suatu hunian memerlukan perubahan, entah untuk menyambut kegiatan tertentu atau karena kebutuhan keluarga. Dalam prosesnya, renovasi rumah tentu perlu persiapan dan perencanaan yang tepat agar hasilnya lebih optimal. Ada berbagai macam pertimbangan dan perhitungan yang harus direncanakan secara matang. 

    Proses renovasi dapat dilakukan dalam bentuk perubahan kecil maupun skala besar. Namun, apapun jenis renovasinya, Anda harus merencanakan budget dengan tepat agar tak ada masalah di masa mendatang. Jadi, jangan sampai salah! Pelajari dulu informasi biaya, cara, serta kesalahan yang sering dilakukan saat seseorang merenovasi rumah. 

    Cara Renovasi Rumah

    Dalam melakukan renovasi rumah, ada beberapa rentetan langkah yang biasa dilakukan. Mulai dari rancangan, anggaran, hingga pemilihan kontraktor. Agar tidak bingung, coba simak urutan lengkapnya berikut

    1. Desain dan perencanaan

    Langkah pertama, coba rencanakan jenis renovasi rumah seperti apa yang ingin Anda lakukan.  Apakah hanya merubah sebagian kecil rumah atau mengganti seluruh penampilan hunian. Pikirkan dengan baik lalu tentukan bagian mana saja yang akan direnovasi atau diubah.

    Bila masih bingung dalam proses perencanaan, sebaiknya cobalah untuk berkonsultasi dengan profesional, seperti arsitek maupun desainer interior. Konsultasi tersebut dapat meliputi tentang gambaran desain yang akan Anda terapkan. Para profesional akan membantu Anda memvisualisasikan ide dalam bentuk 2D atau 3D. Selain itu, mereka dapat memberi saran agar rancangan Anda lebih baik dari segi fungsi maupun estetika.

    Terakhir, selalu prioritaskan bahan material yang akan digunakan. Mengutamakan penggunaan material berkualitas penting sebab dapat dipakai untuk jangka panjang. Jadi, jangan ragu untuk mengeluarkan kocek lebih. Asalkan, daya tahan dan keawetan materialnya bisa terjamin.

    2. Tentukan anggaran proyek

    Setelah menentukan jenis desain apa yang akan digunakan, selanjutnya adalah mempersiapkan budget atau anggaran untuk renovasi rumah. Diskusikan bersama kontraktor, atau toko bangunan mengenai penentuan material hingga pembayaran jasa tukang.

    Umumnya, arsitek, pemborong, kontraktor, atau desainer interior, akan membuat proposal anggaran renovasi rumah, bila Anda menggunakan jasa mereka. Rencana anggaran akan disajikan dalam bentuk penjelasan biaya dengan rumus volume pekerjaan (dalam satuan meter, meter persegi, atau meter kubik) x harga satuan (biaya material dan tenaga kerja).

    Untuk menghemat biaya, Anda dapat menerapkan beberapa trik khusus. Misalnya, jika beberapa material lama seperti kaca, daun pintu, maupun genteng masih dalam kondisi baik, Anda bisa menggunakannya kembali untuk menghemat budget renovasi rumah. Poles ulang material tersebut agar semakin cantik dan sesuai dengan desain yang Anda terapkan.

    3. Menyewa kontraktor yang terpercaya

    Dalam proses membangun hunian, kontraktor akan membantu Anda membangun rumah yang lebih terkonsep dengan anggaran terencana. Tak hanya itu, kontraktor akan selalu memonitor proses pengerjaan rumah. Memilih kontraktor yang bisa dipercaya adalah salah satu poin penting saat Anda merenovasi hunian.

    Coba tanyakan rekomendasi kontraktor kepada tetangga sekitar Anda. Amati hasil pengerjaan kontraktor tersebut melalui rumah tetangga tersebut. Selain bertanya kepada tetangga, Anda juga bisa mencari rekomendasi kontraktor melalui internet. Anda dapat melihat portofolio kontraktor tersebut dengan dokumentasi renovasi rumah serta testimoni para konsumennya.

    4. Memulai pembongkaran

    Setelah seluruh material siap, saatnya melakukan pembongkaran. Anda bisa menyewa kontainer besar untuk membuang hasil bongkaran. Pastikan semua perabot telah dikeluarkan dan tidak ada penghuni yang berada di dalam rumah.

    Bila ingin merenovasi seluruh bagian rumah, titik yang harus dibongkar pertama kali adalah pintu dan jendela beserta kusennya. Bagian ini bisa digunakan kembali, sehingga harus diamankan agar tidak rusak. 

    Jika kondisi rumah aman dan bagian pintu serta jendela telah diambil, proses selanjutnya adalah melakukan pembongkaran bagian atas yakni genteng. Lepas susunan genteng satu per satu, kemudian lepas bagian kerangka yang terdiri dari reng dan rusuk.

    Setelah bagian atas rumah selesai dibongkar, berikutnya adalah membongkar dinding. Pastikan untuk memperkirakan arah jatuh dinding. Buat perhitungan agar dinding yang jatuh tidak mengenai bangunan lain di sekitar area konstruksi.

    5. Perpipaan dan listrik

    Pasca selesai dilakukan pembongkaran, salah satu hal pertama yang dilakukan untuk memulai membangun hunian baru adalah mengerjakan sistem perpipaan, listrik, dan saluran AC baru. Pastikan teknisi listrik dan tukang pipa yang Anda gunakan bisa mengerti kebutuhan rumah dengan tepat.

    6. Pengecatan dan pemasangan lantai

    Anda bisa mengerjakan lantai atau mengecat dinding terlebih dahulu. Cara apapun yang dipilih, pastikan untuk selalu berhati-hati. Umumnya tukang melakukan pemasangan keramik terlebih dahulu sebelum mengecat dinding. Saat mewarnai dinding, lindungi bagian keramik yang riskan terkena tumpahan cat.

    6. Pemasangan lemari, pintu, dan jendela

    Setelah selesai mengecat dinding dan mengerjakan lantai, langkah berikutnya adalah memasang pintu dan jendela. Di tahap ini Anda bisa mulai memasang rak-rak tempel dan gantung. Selain itu, pengerjaan bak mandi, pancuran, dan wastafel juga bisa dilakukan.

    Biaya Renovasi Rumah 2 Lantai dan Minimalis

    Dalam istilah konstruksi, biaya renovasi rumah disebut dengan Rancangan Anggaran Bangunan (RAB). Pada umumnya, RAB dilakukan oleh kontraktor atau mitra, yang selanjutnya digunakan sebagai proposal sebagai harga jasa renovasi.

    Terdapat beberapa jenis pembayaran jasa renovasi, yakni upah harian, borongan, atau sistem penuh material dan jasa yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan. Misalnya, bila Anda melakukan renovasi minor, sistem upah harian bisa jadi opsi terbaik. Sementara untuk renovasi skala besar, Anda dapat menggunakan sistem upah borongan. 

    Jika Anda tidak menggunakan jasa profesional, biaya tenaga kerja dan anggaran lain dapat Anda estimasi sendiri. Rincian di bawah ini menggunakan estimasi biaya yang biasanya digunakan tukang dan kontraktor.

    Biaya tenaga kerja

    Bagian ini akan menjelaskan sistem pembayaran tenaga kerja. Secara umum, sistem yang digunakan adalah upah harian, borongan jasa, dan borongan penuh. Secara umum, sistem yang digunakan adalah upah harian, borongan jasa, dan borongan penuh. Estimasi ini dapat digunakan untuk perhitungan biaya renovasi rumah 2 lantai dan minimalis.

    • Untuk sistem upah harian, estimasi biaya yang dikeluarkan per hari adalah Rp 125 ribu hingga Rp 150 ribu. Biaya ini tidak mencakup bahan material.
    • Untuk sistem borongan jasa, estimasi biaya per meter persegi adalah sebesar Rp 600 ribu hingga Rp 1,5 juta. Ini merupakan anggaran pasti, sehingga jika terdapat kejadian tak terduga dan renovasi tertunda, tidak ada biaya tambahan. Namun, biaya ini tidak mencakup bahan material.
    • Untuk sistem borongan penuh, Anda akan menerima rincian dari kontraktor, mulai dari biaya tenaga kerja hingga material. Kisaran biaya renovasi rumah dengan opsi ini mulai dari Rp 2,5 juta hingga Rp 4 juta per meter persegi. Estimasi tersebut bisa berubah tergantung material yang dipilih.

    Biaya lain-lain

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, untuk mengatasi kejadian tak terduga, dalam perencanaan RAB terdapat beberapa biaya tambahan lainnya. Pastikan Anda menyiapkan dana tambahan sebesar 10 hingga 20 % dari keseluruhan biaya renovasi rumah.

    Contoh perhitungan biaya renovasi rumah minimalis

    Ini merupakan contoh perhitungan biaya renovasi rumah minimalis yang menggunakan sistem borongan penuh. Ilustrasi berikut juga bisa digunakan untuk menghitung biaya renovasi rumah 2 lantai. 

    Semisal, Anda akan merenovasi bagian rumah seluas 50 meter persegi. Anda memilih untuk menggunakan sistem pembayaran borongan penuh dengan material, seharga Rp 4 juta per meter persegi. Maka, biaya renovasi rumah minimalis yang harus Anda keluarkan adalah 50 x Rp 4 juta, yakni Rp 200 juta. 

    Sebagai biaya tak terduga, Anda menyiapkan anggaran 20% dari biaya renovasi, yakni 20% x Rp 200 juta, sebesar Rp 40 juta. Sehingga, estimasi total biaya renovasi rumah minimalis yang akan Anda keluarkan adalah Rp 240 juta.

    Kesalahan Saat Merenovasi Rumah

    Kesalahan saat membenahi hunian dapat memperpanjang masa renovasi rumah dan membuat biaya menjadi bengkak. Agar proses renovasi rumah dapat berjalan lancar, hindari beberapa kesalahan umum berikut ini.

    Menyepelekan biaya

    Selain anggaran utama, siapkan pula dana tidak terduga. Hal-hal di luar rencana dapat terjadi sehingga biaya dan waktu terkuras. Sebagai contoh, jika Anda memiliki anggaran utama sebanyak Rp 100 juta, setidaknya tambahkan dana tidak terduga sebesar Rp 10 juta.

    Menyewa jasa profesional yang kurang tepat

    Jasa profesional yang tidak tepat bisa menghambat pekerjaan renovasi rumah, bahkan menghasilkan hunian yang kurang sesuai dengan selera Anda. Pastikan jasa profesional mendengarkan masukan dari Anda. Jika mereka kurang aktif menanyakan kebutuhan, preferensi, dan keinginan Anda, pertimbangkan untuk mencari jasa lain. 

    Membuat perubahan di tengah jalan

    Jangan mengubah rancangan pembangunan saat renovasi rumah telah dilakukan. Perubahan yang tampak sederhana bagi Anda bisa jadi memerlukan banyak pekerjaan dan memakan waktu. Pastikan Anda memeriksa desain yang disepakati sebelum rancangan tersebut dieksekusi.

    Tidak menyusun jadwal

    Saat berada di tahap perencanaan, hendaknya Anda membuat jadwal pembangunan. Susun jadwal bersama kontraktor terkait pembelian material serta tenggat waktu masing-masing pekerjaan. 

    Hal ini diperlukan agar pengerjaan renovasi rumah tidak molor dan biaya terkait tenaga kerja dapat terkontrol. Di bawah ini merupakan beberapa bagian yang harus ada di jadwal renovasi rumah serta tips pemakaiannya.

    • Waktu pengiriman bahan
    • Waktu pembersihan area proyek
    • Gunakan kalender untuk menandai tiap pekerjaan. 
    • Konfirmasi kepada kontraktor dan tukang bahwa jadwal harus diikuti

    Meskipun sedikit rumit, membuat rencana detail saat akan merenovasi rumah dapat mewujudkan hunian impian dengan budget yang pas. Hubungi profesional untuk membantu Anda merancang hunian, bila diperlukan.

    Saat proses renovasi rumah selesai, lengkapi hunian dengan berbagai macam furniture berkualitas dari iCreate. Anda bisa memilih pernak-pernik dekorasi yang belum pernah Anda gunakan agar hunian hasil renovasi tampil dengan suasana segar. 

    Baca juga: 13 APLIKASI DESAIN RUMAH, MUDAH DAN COCOK UNTUK PEMULA