Keranjang Lihat Sekarang

    Home > Blog > Roof Garden

    Roof Garden | Manfaat, Cara Membuat, dan Ide Desainnya

    Isu global warming atau pemanasan global memang cukup gencar disuarakan saat ini. Hal tersebut bukan tanpa alasan, suhu bumi yang semakin hari semakin meningkat membuat banyak orang mulai sadar akan persoalan ini. Salah satu upaya yang kini sedang populer sebagai upaya penghijauan adalah roof garden. Roof garden adalah konsep taman yang memanfaatkan lahan kosong pada bagian atap bangunan sebagai taman terbuka. Konsep ini cocok diterapkan di wilayah perkotaan dengan sedikit lahan hijau. 

    Tak hanya sebagai upaya penghijauan saja, pembuatan roof garden juga memiliki banyak manfaat lain bagi bangunan terlebih Anda juga dapat membuat taman atap sendiri. Untuk itu, simak ulasan lengkap mengenai manfaat dan cara membuat taman atap roof garden berikut ini.

    Pengertian Roof Garden

    Taman atap roof garden adalah sebuah taman yang berada pada bagian atap atau balkon bangunan. Biasanya taman ini dibuat untuk memanfaatkan lahan kosong secara maksimal serta menciptakan area hijau di dalam bangunan. Bagi Anda yang memiliki keterbatasan lahan di dalam rumah, taman atap bisa menjadi solusi tepat. Tidak hanya membuat rumah tampak semakin asri, namun juga menciptakan udara yang menyegarkan sehingga rumah menjadi lebih sehat.

    Struktur Roof Garden

    roof garden

    Ketika ingin menciptakan sebuah taman atap, salah satu yang harus diperhatikan adalah struktur lapisannya. Struktur roof garden diperlukan agar tanaman dapat tumbuh baik serta melindungi material bangunan atap dari kerusakan mekanik yang diakibatkan oleh aktivitas manusia, air, debu dan angin. Selengkapnya simak lapisan-lapisan yang digunakan pada struktur roof garden berikut ini.

    1. Lapisan waterproofing

    Seperti namanya, lapisan waterproofing adalah lapisan kedap air yang dapat melindungi pelat dari rembesan air saat hujan dan penyiraman. Lapisan roof garden ini wajib ada sebab dak/pelat atap rawan bocor. Terdapat dua jenis waterproofing, yaitu membran lembaran (sheet membrane) serta membran cair (liquid applied membrane). Cairan pelapis yang digunakan dapat berupa cairan mengandung epoxy, bahan aspal emulsi (bitumen) atau cat yang mengandung karet (chlorinated rubber paint).

    2. Lapisan pelindung

    Lapisan roof garden ini berfungsi melindungi lapisan waterproofing dari kerusakan mekanik seperti bahan kimia, kecerobohan saat menanam serta desakan akar. Selain penggunaan lapisan konkret, material pelindung seperti lapisan insulasi ringan berbahan PVC, penyerap ultraviolet dan fiber glass dengan ketebalan 1 sampai 3 mm juga bisa digunakan. Perlu diperhatikan jika sudah menggunakan drainage cell berbahan polystyrene lapisan ini bisa dilewatkan.

    3. Lapisan drainage cell

    Sebagai alternatif penggunaan batu koral dan agregat, lapisan roof garden ini berfungsi sebagai tempat menyimpan air untuk keperluan tanaman sekaligus mengarahkan kelebihan air ke saluran pembuangan. Lapisan drainage cell memiliki ketebalan 0,6 hingga 5,2 cm sehingga lebih hemat tempat dibanding batu koral dan agregat yang memiliki ketebalan 10 hingga 15 cm. Selain itu,  lapisan ini berbahan polystyrene sehingga tahan lama, ringan, kedap air, lebih murah dan mudah dipasang.

    4. Lapisan geotextile

    Lapisan roof garden ini berperan sebagai separator untuk menyaring partikel media tanam agar tidak lolos ke dalam lapisan drainase yang dapat menyumbat lubang pembuangan air. Terdapat dua jenis lapisan geotextile, yaitu woven geotextile berbahan dari tenunan benang-benang teratur dan non woven geotextile yang tersusun dari filamen-filamen acak kemudian disatukan melalui proses mekanik, kimia dan pemanasan.

    5. Lapisan media tanam

    Lapisan roof garden ini bersifat ringan, menyimpan zat hara dari pupuk, memiliki kelembaban normal dan padat tapi berporositas baik. Biasanya komposisi lapisan media tanam berupa campuran tanah dengan pasir, sekam bakar dan pupuk. Percampuran ini bertujuan agar media tidak mudah mengeras dan beban beton menjadi lebih ringan. 

    Manfaat Roof Garden

    roof garden

    Selain sebagai upaya efektif untuk mengurangi pemanasan global, keberadaan taman atap pada bangunan juga memiliki banyak manfaat lain seperti yang dijelaskan dalam ulasan berikut.

    1. Menyejukkan ruangan di rumah

    Manfaat yang pertama dari roof garden adalah menciptakan suasana sejuk di dalam rumah. Kehadiran taman ini dapat mengurangi sekitar 10-25% udara panas yang masuk ke dalam rumah. Tanaman di taman atap menyerap udara panas ekstrem di siang hari dan melepasnya saat malam. 

    Oleh karena itu, suhu di dalam ruangan menjadi lebih rendah 3 hingga 4 derajat Celcius daripada suhu luar ruangan. Selain itu, dengan adanya taman ini Anda dapat mengurangi penggunaan penyejuk ruangan sehingga menghemat pemakaian listrik.

    2. Meningkatkan daya tahan atap

    Dengan adanya taman atap, bagian atap bangunan juga dapat terlindungi sebab taman atap ini berperan sebagai insulator panas yang mampu mengurangi radiasi sinar matahari. Sehingga bagian eksterior rumah dapat terhindar dari kerusakan seperti pelapukan dan kebocoran atap selama waterproofing dan sistem drainase diterapkan dengan baik.

    3. Lapisan penahan air

    Meskipun tidak dapat menyerap air secara langsung ke dalam tanah, taman atap dapat menyimpan 30 persen air hujan. Air buangan yang tersimpan tersebut dapat didaur ulang untuk menyiram tanaman, sistem sanitizer serta membersihkan kendaraan.

    4. Peredam suara bising

    Manfaat taman atap berikutnya adalah sebagai peredam suara. Tanaman yang melapisi bagian atap rumah ini dapat mengurangi pantulan suara hingga 3 db dan meredam suara sampai 8 db. Untuk itu, disarankan bagi Anda memilih tanaman dengan permukaan kasar dan dapat ditanam secara meluas seperti rumput dan tanaman perdu. Dengan adanya taman atap ini, hunian akan menjadi lebih tenang dan nyaman ditinggali.

    5. Mengurangi debu dan asap

    Selain mengurangi polusi suara, taman atap juga dapat mengurangi masuknya udara kotor di dalam rumah. Hal tersebut terjadi karena proses fotosintesis tanaman yang mampu menyerap karbondioksida, partikel debu dan kotoran secara efektif. Selain itu, tanaman juga menghasilkan oksigen yang dapat membersihkan udara kotor di sekitar rumah.

    6. Tempat relaksasi

    Selain memiliki dampak positif terhadap lingkungan sekitar, taman atap juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat bersantai dan melepas penat bersama keluarga maupun teman. Anda dapat memanfaatkan taman ini untuk mengadakan pesta barbeque dan rekreasi. Untuk itu, maksimalkan dekorasi dengan furniture yang bernuansa alami untuk memaksimalkan suasana kumpul bersama.

    Baca juga: 10 DESAIN TAMAN DALAM RUMAH MINIMALIS UNTUK HUNIAN KECIL

    Cara Membuat Roof Garden

    roof garden

    Selain memiliki banyak manfaat untuk hunian, Anda juga bisa membuat taman atap sendiri di rumah. Berikut langkah-langkah cara membuat roof garden yang dapat Anda ikuti:

    1. Menyiapkan atap

    Cara membuat roof garden yang pertama adalah menyiapkan atap. Buatlah atap dak beton dengan kemiringan 20 sampai 30 derajat. Anda dapat menggunakan material cor beton bertulang untuk konstruksinya dengan diameter besi 8 mm. Pastikan juga setiap kolom beton berukuran 20 x 20 cm serta tebal lantai dak 20 cm untuk luas 50 m².

    2. Buat bak tanaman

    Langkah selanjutnya, buat bak tanaman di tepi dak beton. Bak ini berfungsi sebagai wadah tanaman. Bentuk bak dapat berbentuk oval, bulat, kotak atau kombinasi. Anda dapat menyesuaikan bentuk bak dengan luas area atap yang dimiliki.

    3. Tambahkan waterproofing

    Setelah itu, lapisi bak tanaman dan dak beton dengan material waterproofing. Material ini berfungsi untuk mencegah air merembes masuk ke ruangan di bawahnya serta melindungi tulang besi pada lantai dan balok kolom.

    4. Perhatikan saluran air

    Buatlah instalasi air bersih dan kotor. Instalasi air bersih ini nantinya digunakan untuk menyiram tanaman yang tersambung dengan pompa air atau bak penampung air. Sementara itu, instalasi air buangan disambung dengan tepi dak terendah lalu hubungkan ke pipa talang air menuju bak resapan di tanah dan saluran pembuangan air.

    5. Beri cocopeat

    Pasang ijuk atau cocopeat di atas dak beton. Atur secara berjajar dengan ketebalan 10 cm. Fungsi ijuk ini adalah menahan sekaligus menyaring air yang merembes masuk melalui pasir atau tanah.

    6. Tambahkan media tanam

    Tuang tanah merah dan humus sebagai media tanam. Pastikan kandungan pH tanah benar-benar baik yaitu sekitar 5-7.

    7. Tanamlah rumput di atasnya.

    Selain itu, Anda bisa memilih jenis tanaman rambat untuk ditanam di tepi pagar atau dinding serta tanaman rendah pada bak dan tepi taman. Untuk menambah keindahan taman, Anda juga dapat menanam beragam jenis bunga.

    8. Beri pagar

    Langkah terakhir untuk membuat roof garden adalah memasang pagar di bagian depan atau belakang taman. Pagar ini bisa terbuat dari bahan yang kuat dan aman seperti bambu, besi dan kayu. 

    Inspirasi Desain Roof Garden

    Sebelum mulai membuat dan mendekorasi roof garden di rumah, berikut ini beberapa contoh desain taman atap roof garden yang patut Anda jadikan inspirasi.

    Simple roof garden

    roof garden

    Bagi Anda yang tidak ingin membuat taman atap dengan desain berlebihan, simple roof garden ini bisa menjadi pilihan. Taman ini hanya memiliki beberapa tanaman di bagian bak tanaman yang mengelilingi area taman dengan bagian lantai berupa rumput atau material kayu.

    Kemudian ditambahkan beberapa furniture seperti meja dan kursi untuk bersantai bersama keluarga atau sahabat. Agar bersantai lebih nyaman dapat pula ditambahkan kanopi tepat diatas meja dan kursi.

    Minimalis roof garden

    roof garden

    Meski area taman atap yang Anda miliki tidak luas, desain minimalis roof garden ini bisa menjadi pilihan tepat. Anda dapat memanfaatkan area pagar atau dinding untuk menanam tanaman rambat sehingga tidak perlu menghabiskan banyak area taman sebagai tempat meletakkan tanaman hias.

    Sementara sisa lahan dapat dimanfaatkan untuk area santai dengan menempatkan kursi dan kayu kecil yang berukuran pendek.

    Small roof garden

    roof garden

    Memiliki rumah kecil tidak berarti Anda tidak dapat membuat taman atap. Manfaatkanlah rumput sebagai alas taman atap Anda. Dengan menggunakan rumput, area kecil yang Anda miliki akan tampak lebih lega.

    Tambahkan juga kerikil-kerikil kecil berwarna putih di bagian pinggir rumput untuk memberi kesan alami. Hiasi taman dengan berbagai dekorasi yang akan mempercantik small roof garden Anda.

    Aesthetic roof garden

    roof garden

    Tidak hanya memberi kesan asri dan nyaman, Anda juga pasti ingin memiliki taman atap yang artistik bukan? Nah, untuk menambah kesan tersebut Anda dapat mendekorasi taman atap menggunakan warna-warna alami seperti coklat dan putih.

    Selain itu, manfaatkan pula tanaman gantung dan merambat untuk memberi tampilan alami namun tetap aesthetic. Tambahkan pula dekorasi lampu-lampu kecil yang menggantung di bagian atas dan lantai taman sehingga akan tampak indah ketika menyala di malam hari.

    Taman atap roof garden yang berkonsep taman hijau terbuka pada atap bangunan ini memang memiliki banyak kegunaan. Selain itu, Anda juga dapat membuat taman atap ini dengan mudah sehingga bisa menjadi pilihan tepat untuk mengalihfungsikan lahan kosong di rumah, apartemen maupun gedung perkantoran.

    Baca juga: 11 IDE ZEN GARDEN, INSPIRASI TAMAN JEPANG PENGHILANG STRESS