Keranjang Lihat Sekarang

    Home > Blog > Vertical Garden

    Mengenal Vertical Garden, Kreasi Taman untuk Rumah Asri!

    Memiliki taman di rumah merupakan impian bagi sebagian orang. Namun bagi pemilik rumah minimalis, terbatasnya lahan menjadi kendala utama. Solusinya, Anda bisa coba terapkan desain vertical garden di rumah. 

    Taman vertical garden memungkinkan Anda untuk memiliki area hijau berbentuk tegak menggunakan dinding sebagai media meletakkan tanaman. Tertarik untuk menerapkannya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

    Apa itu Vertical Garden?

    Taman vertical garden adalah teknik menanam tanaman hias dengan media taman seperti dinding yang diposisikan vertikal. Teknik menanam jenis ini cocok diterapkan untuk Anda yang ingin memiliki taman di lahan terbatas. Biasanya, konsep ini  diaplikasikan pada rumah minimalis atau apartemen yang tidak bisa membuat taman horizontal.

    Media Tanam Vertical Garden

    Teknik taman vertikal menjadi solusi untuk menghadirkan taman di rumah berukuran minimalis. Berikut beberapa media yang perlu disiapkan sebelum masuk ke cara membuat vertical garden di rumah

    1. Living wall

    vertical garden

    Sumber: lushlivingwalls.com

    Living wall merupakan media berupa rangkaian yang ditempel pada dinding menggunakan penyangga. Living wall biasanya dilengkapi dengan panel tanam berupa pot, irigasi dan pemupukan secara otomatis. Tanaman yang cocok untuk vertical garden adalah semua jenis tanaman selain tanaman rambat.

    2. Green facades

    vertical garden

    Sumber: verticalgarden.co.id

    Media tanam green facades cocok diaplikasikan untuk tanaman rambat. Jenis media ini cukup mudah daripada media lainnya, Anda hanya perlu memangkas rambatan jika dirasa sudah mengganggu.

    Cara Membuat Vertical Garden 

    Selanjutnya, bagaimana cara membuat vertical garden? Ikuti langkah-langkah  berikut agar tanaman bisa tumbuh subur sesuai keinginan.

    1. Siapkan alat dan bahan

    vertical garden

    Tentu Anda harus menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan sebelum memulai cara membuat vertical garden. Beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan diantaranya sebagai berikut. 

    • Palu
    • Obeng
    • Gergaji
    • Bor
    • 6 buah kayu berukuran 6 x 5 x 5 cm untuk rak tanaman
    • Cat
    • Kain goni berukuran rangka besi
    • 1 plastik berukuran rangka besi
    • Sekrup, pasak, strip penyambung dan iron cramps

    2. Cat kayu sebelum membuat bingkai

    vertical garden

    Sebelum dibuat bingkai, pastikan untuk mengecat kayu dengan cairan pelapis terlebih dahulu agar hasil taman vertical garden semakin kuat.  Selain kokoh, pengecatan ini juga bertujuan agar kayu terlihat lebih menarik dan terlindungi dari jamur.

    3. Buat bingkai kayu

    vertical garden

    Caranya, gunakan 3 potongan kayu, satu untuk bagian atas dan dua lebih panjang pada bagian sisi. Sambungan balok berukuran 10 x 5 x 5 cm untuk penyangga dan penyambung dinding agar lebih kuat.

    Kemudian buat bor untuk tempat memasang sekrup. Kemudian pasang sekrup.

    4. Siapkan rak taman

    vertical garden

    Setelah bingkai berhasil dibuat langkah selanjutnya adalah menyiapkan rak taman. Caranya, pasang kan bingkai dengan iron cramps. Kemudian balik bingkai yang sudah jadi dan pasang rangka menggunakan strip penyambung

    5. Siapkan dinding yang ingin digunakan

    vertical garden

    Dinding adalah komponen utama yang dibutuhkan untuk membuat taman vertikal. Untuk itu, Anda perlu menyiapkan dinding dengan cara berikut .

    • Bingkai nantinya akan melekat di dinding pada 4 titik. 2 pada bagian atas dan dua lagi untuk bagian tengah sisi kanan - kiri.
    • Gunakan bingkai sebagai penanda, bor untuk memberikan lubang pada dinding
    • Lapisi plastik agar nantinya akar tanaman tidak masuk ke dalam dinding
    • Tempelkan kain goni pada bagian sisi dinding kanan - kiri dan kaitkan pada balok yang sudah dibuat
    • Posisi balok kayu harus berada di dalam kain goni
    • Pasang sekrup pada sisi kanan-kiri

    6. Pasang frame dan siapkan tanaman

    vertical garden

    Setelah semua siap, langkah terakhir pada cara membuat vertical garden adalah memasang frame dan menyiapkan tanaman. Pasang sekrup pada bagian yang akan dikaitkan dengan bingkai. Setelah itu siapkan tanaman dan masukkan kompos ke dalam tanaman. Sira tanaman secara berkala agar tetap segar. 

    Baca juga: Keunggulan dan 10 Inspirasi Desain Rak Bunga Kayu

    Kelebihan dan Kekurangan Vertical Garden

    Meskipun terbilang solutif, berkebun di rumah dengan lahan sempit tentu ada kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Berikut kelebihan dan kekurangan konsep taman vertikal.

    Kelebihan Vertical Garden

    • Hemat ruang

    Seperti fungsinya, metode tanaman dengan teknik taman vertikal ini memang didesain untuk memaksimalkan ruang. Anda bisa mengaplikasikannya pada area indoor maupun outdoor untuk menghadirkan area hijau di rumah.

    • Mudah dalam penataan

    Selain hemat ruang, teknik tanaman dengan metode ini juga mudah dalam penataan dekorasinya. Misalnya, ketika Anda memilih media living wall, cukup pindahkan pot tanaman ke bidang vertikal agar terkesan rapi.

    • Membuat bangunan lebih indah

    Tak hanya asri, keberadaan taman untuk vertical garden juga membuat hunian lebih indah. Aplikasikan konsep taman ini  di area outdoor akan membuat dinding hunian Anda terkesan natural dan artistik. Terlebih, ketika Anda bisa mengkombinasikannya dengan desain dan warna tanaman yang menarik.

    Kekurangan Vertical Garden

    • Biaya lebih mahal

    Meskipun terbilang cocok diaplikasikan pada hunian berlahan sempit, teknik ini juga membutuhkan biaya mahal. Anda harus membeli alat dan bahan berbeda dari metode membuat taman secara konvensional.

    • Cepat mengering

    Taman vertical garden sering diletakkan diluar rumah. Itulah sebabnya, tanaman Anda akan cepat kering sebab terkena paparan sinar matahari langsung secara  terus menerus. Selain itu juga, tanah akan kehilangan air lebih cepat sehingga Anda harus menyiramnya secara rutin.

    Jenis Tanaman Untuk Vertical Garden

    Sayangnya tidak semua jenis tanaman yang cocok untuk vertical garden bisa Anda gunakan. Hanya ada beberapa jenis tanaman untuk vertical garden yang cocok diaplikasikan. Berikut daftar lengkap jenis tanaman-tanaman tersebut.

    Iris jepang

    vertical garden

    Jenis tanaman vertical garden iris jepang juga disebut sebagai butterfly flower. Tanaman ini memiliki bunga indah dengan bentuk kelopak dan warna yang cantik . Jika Anda tertarik mengaplikasikannya maka Iris jepang cocok diletakkan pada area outdoor dengan paparan sinar matahari langsung.

    Anggrek

    vertical garden anggrek

    Jenis tanaman untuk taman vertikal selanjutnya adalah anggrek. Tanaman ini cocok diaplikasikan pada teknik vertikal karena bisa menjuntai ke bawah. Ketika ingin menanamnya dengan teknik vertikal, usahakan agar anggrek tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung 

    Pakis gunung

    vertical garden pakis tanah

    Paku atau pakis gunung cocok diaplikasikan pada taman vertikal. Hal tersebut disebabkan karena jenis tanaman ini dapat bertahan di suhu 18,5 sampai 24 derajat celcius.

    Sirih gading

    vertical garden sirih gading

    Sirih gading juga cocok diaplikasikan pada taman untuk vertical garden sebab   tanaman yang biasa disebut money plant ini dapat tumbuh menjalar dengan mudah di dinding. Apalagi bila diaplikasikan pada taman untuk vertical garden indoor, sirih gading akan terlihat lebih indah.

    Metode taman vertikal tentunya menjadi solusi bagi siapapun yang ingin berkebun namun terkendala masalah lahan. Tapi, jangan lupa untuk memilih jenis tanaman yang tepat sebelum memutuskan membuat taman model ini. Sebab, tidak semua tanaman cocok diaplikasikan menggunakan metode vertical garden. Jadi, kalau Anda biasanya lebih suka metode berkebun dengan teknik apa?

    Baca juga: 8 Desain Taman Belakang Rumah Populer, Lebih Segar dan Alami