Keranjang Lihat Sekarang

    Home > Blog > Vertikultur Adalah

    Apa itu Vertikultur? Teknik Budidaya Tani di Lahan Sempit

    Vertikultur adalah salah satu alternatif untuk Anda yang suka bercocok tanam namun terkendala lahan sempit. Dilihat dari namanya, sistem vertikultur adalah teknik budidaya tani secara vertikal yang cocok diterapkan baik di dalam maupun luar ruangan.

    Jadi, area terbatas bukan lagi halangan untuk mulai bertani. Yuk pelajari bagaimana pengembangan teknik vertikultur selengkapnya dalam ulasan berikut ini!

    Apa itu Vertikultur?

    Vertikultur adalah gabungan dua kata bahasa Inggris yaitu vertical dan culture, yang mengacu pada proses berkebun dengan memanfaatkan media taman bertingkat, dan disusun secara vertikal. 

    Media Tanam Vertikultur

    Secara garis besar, ada dua tipe media yakni tanah atau hidroponik vertikultur. Kedua jenis tersebut dapat digunakan dan memiliki keunggulannya tersendiri.

    1. Tanah

    Vertikultur adalah

    Sumber: goodhousekeeping.com

    Tanah adalah media yang paling umum digunakan, karena mengandung unsur hara dan nutrisi penting untuk tumbuhan sekaligus sebagai tempat cadangan air.

    2. Sekam bakar

    Vertikultur adalah

    Sumber: yentit.com

    Sekam bakar adalah komposisi limbah gilingan padi yang diolah menjadi pupuk kompos, memiliki kemampuan untuk menyerap racun dan perusak tanaman. 

    3. Hidroponik

    Vertikultur adalah

    Sumber: stories.pinduoduo-global.com

    Ciri khas dari hidroponik vertikultur adalah media yang ramah lingkungan. Nantinya,, penyangga akan melewati proses sterilisasi agar lebih bersih dan meminimalisir risiko kehadiran gulma. 

    4. Rockwool

    Vertikultur adalah

    Sumber: farmee.id

    Beberapa keunggulan dari rockwool adalah membantu menyerap pupuk berwujud cair, hama, dan menyokong pertumbuhan akar pada tanamn. Bentuknya yang fleksibel dapat disesuaikan dengan wujud wadah.

    5. Cocopeat 

    Vertikultur adalah

    Sumber: farmee.id

    Terakhir, ada cocopeat yang mampu menyerap dan menyimpan banyak air. Ketika sudah tidak digunakan, mereka terdegradasi ke dalam tanah, sehingga tidak mencemari lingkungan. 

    Kelebihan dan Kekurangan Teknik Vertikultur

    Setiap budidaya pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya, termasuk juga pada vertikultur, di antaranya yaitu. 

    Kelebihan teknik vertikultur

    1. Efisiensi penggunaan lahan

    Vertikultur adalah

    Sumber: agrozine.id

    Kelebihan pertama yang diincar oleh banyak orang adalah menghemat lahan. Aktivitas sehari-hari juga jadi lebih nyaman karena adanya ruang luas.

    2. Gampang dipindahkan

    Vertikultur adalah

    Sumber: merdeka.com

    Wadah vertikultur termasuk kecil, sehingga mudah untuk dipindahkan ke tempat lain. Namun, butuh kesabaran dan hati-hati karena mudah rontok jika tersenggol. 

    3. Menekan penggunaan pupuk

    Vertikultur adalah

    Sumber: ma.uma.ac.id

    Berhubung tempatnya yang terbatas, Anda dapat menghemat penggunaan pupuk.Terlebih, jika terpapar dengan arus air dan hujan, humus tanaman tidak akan ikut mengalir. 

    4. Risiko gulma dan hama lebih kecil

    Vertikultur adalah

    Sumber: kumparan.com

    Gulma merupakan organisme kecil yang mampu menghambat pertumbuhan tanaman. Sedangkan manfaat vertikultur adalah meminimalisir pertumbuhan rumput liar pengganggu tersebut. 

    5. Mudah dalam hal perawatan

    Vertikultur adalah

    Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

    Memelihara tanaman vertikultur termasuk lebih mudah karena dapat diletakan di dalam rumah sekalipun. Di sisi lain, tanamannya tidak perlu disiram terlalu sering karena tidak mengalami penguapan. 

    6. Tampilan yang unik

    Vertikultur adalah

    Sumber: blog.kliknclean.com

    Tanaman pada vertikultur dapat dihias dan didekorasi supaya lebih unik, misalnya menggunakan botol bekas sebagai wadah sekaligus alur penempatan yang mudah diatur. 

    7. Bisa panen sendiri

    Vertikultur adalah

    Sumber: food.detik.com

    Berbagai macam tumbuhan seperti sawi dan selada bisa ditumbuhkan dengan vertikultur. Soal kualitas tidak perlu diragukan lagi karena minim pestisida dan bisa dipantau oleh Anda sendiri. 

    Kekurangan teknik vertikultur

    1. Modal yang besar

    Vertikultur adalah

    Sumber: wishklik.com

    Mengingat vertikultur menggunakan banyak peralatan seperti wadah setiap tanaman, tentu akan membutuhkan modal besar untuk memulainya

    2. Pemupukan dan penyiraman harus berkelanjutan

    Vertikultur adalah

    Sumber: upperline.id

    Merawat tumbuhan vertikultur membutuhkan kesabaran karena harus dijaga secara intensif dan berkelanjutan. Apalagi jika terpapar terus-terusan dengan sinar matahari. 

    Macam-Macam vertikultur

    Tahukah Anda bahwa budidaya vertikultur memiliki beberapa model yang bisa disesuaikan dengan kondisi dan ketersediaan ruang? Nah, berikut adalah beberapa macamnya, cocok untuk diaplikasikan di berbagai jenis hunian.

    1. Vertikal

    Vertikultur adalah

    Sumber: idntimes.com

    Vertikal vertikultur adalah penggunaan topangan silinder yang kokoh agar dapat berdiri tegak. Setelah didirikan, sisi penopang akan ditambahkan dengan wadah tanaman.

    2. Horizontal

    Vertikultur adalah

    Sumber: dekoruma.com

    Ibarat tangga, horizontal vertikultur adalah model susun bertingkat. Bisa dikombinasikan dengan  berbagai tipe wadah seperti kaleng bekas, batang pisang, hingga karung bekas.

    3. Vertikultur gantung 

    Vertikultur adalah

    Sumber: pertanianku.com

    Model yang satu ini menggantung wadah tanaman pada atap bangunan dengan memanfaatkan kawat atau tali. Tipe tersebut sering dijumpai di teras rumah, dengan wadah daur ulang. 

    4. Vertikultur susun

    Vertikultur adalah

    Sumber: kagama.id

    Jenis susun vertikultur adalah sistem penyusunan pot secara vertikal. Bedanya, tidak ada penopang yang digunakan untuk menyanggah tanaman.  

    5. Vertiminaponik

    Vertikultur adalah

    Sumber: kampustani.com

    Jika menginginkan kombinasi budidaya sayuran dengan aquaponik, Anda bisa mengintegrasikan keduanya dengan media tanam berupa kompos serta batu zeolit. 

    6. Walkaponik 

    Vertikultur adalah

    Sumber: kagama.id

    Walkaponik dalam vertikultur adalah penggunaan pot untuk membentuk taman vertikal. Media tanam yang digunakan sama seperti vertiminaponik, yakni batu zeolit dan kompos. 

    7. Wall gardening

    Vertikultur adalah

    Sumber: greenmatters.com

    Terakhir, wall gardening merupakan budidaya yang memanfaatkan dinding kosong. Anda bisa menggunakan terpal, paralon, pot plan, hingga partisi. 

    Baca juga: CARA MEMBUAT BONSAI UNTUK PEMULA, DIJAMIN SIMPEL DAN MUDAH!

    Contoh Tanaman Vertikultur

    Apabila ingin memanen tanaman agar dapat dikonsumsi, berikut adalah beberapa contoh tumbuhan vertikultur yang cocok untuk diaplikasikan. 

    Sawi

    Vertikultur adalah

    Sumber: harapanrakyat.com

    Pertama, contoh tanaman vertikultur adalah sawi yang populer karena dapat berkembang fleksibel di berbagai macam media tanam.

    Kemangi

    Vertikultur adalah

    Sumber: id.theasianparents.com

    Contoh tanaman vertikultur selanjutnya adalah kemangi yang terkenal rimbun sekaligus nikmat dijadikan lalapan.

    Selada 

    Vertikultur adalah

    Sumber: sumeks.co

    Bagi pecinta salad, contoh tanaman vertikultur satu ini cocok bagi Anda untuk dibudidayakan. Memanen selada juga termasuk singkat, sehingga ramai ditanam oleh petani. 

    Cara Membuat Vertikultur

    Tertarik untuk mengadopsi budidaya ini? Bagi yang bingung, cara membuat vertikultur adalah sebagai berikut. 

    1. Siapkan wadah dan media tanam vertikultur

    Vertikultur adalah

    Sumber: idea.grid.id

    Menyiapkan wadah tanaman bisa dari botol bekas atau pot jadi. Lalu berikan tanah gembur dan pupuk kompos, sebagai medium yang diisi ke dalam tempat tersebut. 

    2. Semai bibit beserta medianya

    Vertikultur adalah

    Sumber: bibitonline.com

    Selanjutnya, Anda dapat menyemai bibit yang sudah ditentukan, misalnya seperti sawi atau selada. Pastikan media tanah cocok dengan jenis benih agar dapat bertumbuh subur. 

    3. Pindahkan ke wadah baru

    Vertikultur adalah

    Sumber: agribisnismsg3.com

    Dalam melakukan proses persemaian, diperlukan wadah yang memiliki 128 lubang, supaya air berlebih dapat keluar dengan sendirinya. Ukuran pot harus berbentuk sedang seperti kotak kue. 

    4. Padatkan media tanam

    Vertikultur adalah

    Sumber: alamtani.com

    Tahap ini penting untuk dilakukan agar fondasi media kuat dan tidak mudah goyang apabila terdapat pergeseran. Begitu juga dengan volume tanaman yang menetap.

    5. Susun tanaman sesuai kebutuhannya akan cahaya matahari

    Vertikultur adalah

    Sumber: idntimes.com

    Setiap jenis tanaman membutuhkan paparan sinar matahari yang berbeda, jadi coba sesuaikan tempat peletakan sesuai dengan intensitasnya.

    6. Amati tanaman setiap hari

    Vertikultur adalah

    Sumber: okezone.com

    Proses pengamatan tanaman penting dilakukan untuk memantau pertumbuhannya, memastikannya tetap sehat, dan memonitor masalah yang mungkin muncul.

    7. Tambahkan pupuk secukupnya

    Vertikultur adalah

    Sumber: kursrupiah.net

    Keunggulan vertikultur adalah pupuk tanaman yang tidak larut. Dengan demikian, penambahan kompos bisa dilakukan seminggu sekali serta diberi pagi hari supaya tidak mudah menguap. 

    8. Siram secara rutin 2 kali sehari

    Vertikultur adalah

    Sumber: monstutor.com

    Tanaman vertikultur adalah tumbuhan yang butuh disiram 2 kali sehari supaya kadar dan cadangan air selalu terjaga. Apalagi ketika tanaman lama terpapar matahari.

    Itulah penjelasan lengkap seputar teknik vertikultur. Setelah membacanya, apakah Anda jadi tertarik untuk segera memulai budidaya tani sederhana dari rumah? Jika iya, lakukan seluruh persiapan dengan baik lalu amati terus pemeliharaan dan perkembangannya ya!

    Nah selain teknologi vertikultur, sebenarnya masih banyak teknik yang bisa Anda manfaatkan untuk membuat lahan sempit jadi maksimal lho. Bahkan beberapa di antaranya mungkin belum pernah Anda dengar sebelumnya. Wah apa saja? Daripada penasaran, yuk langsung kunjungi blog iCreate sekarang juga!

    Baca juga: CARA MENATA TAMAN DEPAN RUMAH & IDE DESAIN TERBARUNYA