Keranjang Lihat Sekarang

    Home > Blog > Wabi Sabi

    Wabi Sabi, Filosofi Jepang untuk Inspirasi Hunian yang Damai

    Wabi sabi adalah ajaran yang menggerakkan manusia untuk melihat keindahan dalam ketidaksempurnaan dan senantiasa menerima siklus kehidupan. Filosofi yang berasal dari Jepang ini mengajak manusia agar lebih dekat dengan alam dan berupaya memahami diri sendiri.

    Bagi banyak orang, prinsip ini lebih dianggap sebagai ajaran hidup daripada sebuah tren desain biasa. Namun, tidak ada salahnya menggunakan ajaran tersebut untuk menghias interior hunian Anda. Artikel berikut akan memberi Anda pemahaman tentang konsep wabi sabi serta aplikasinya pada desain interior rumah.

    Definisi Wabi Sabi

    Wabi sabi adakah konsep yang sangat dipengaruhi oleh ajaran Buddha, yakni tiga tanda keberadaan. Tiga corak yang dimaksud yaitu kefanaan (mujo), penderitaan (ku), dan ke-tiada-akuan (kū). Aliran tersebut dapat dihubungkan dengan pemikiran Buddhis. Ajaran ini dapat dijelaskan dalam dua konsep berbeda.

    • Wabi adalah konsep untuk melihat hal indah dalam kesederhanaan. Ajaran ini mengajak manusia untuk membuka hati dan melepaskan diri dari kesombongan. Kekayaan spiritual merupakan tujuan akhir prinsip wabi.
    • Sabi berarti memberi perhatian pada berlalunya waktu, cara segala sesuatu tumbuh dan menua. Prinsip sabi menunjukkan terdapat kebaikan di segala hal, bankan pada sesuatu yang dianggap buruk.

    Wabi sabi mempunyai pengaruh yang cukup dalam di kebudayaan Jepang. Filosofi ini digunakan pada banyak aspek, seperti desain taman dan arsitektur. Pada arsitektur Jepang, ajaran tersebut menambah keunikan estetika, kesederhanaan, serta kenyamanan.

    Prinsip Filosofi Wabi Sabi

    Jika Anda lelah dengan kehidupan modern yang serba cepat, mengaplikasikan ajaran ini mampu menghadirkan ketenangan batin. Berikut merupakan empat filosofi wabi sabi yang bisa Anda terapkan di kehidupan sehari-hari.

    1. Sikap menerima

    Semakin cepat Anda menerima hal baik dan buruk dalam kehidupan, semakin ringan perasaan Anda. Manusia menemukan kebebasan melalui penerimaan. Sikap menerima juga menuntun manusia untuk menjadi pribadi yang terus berkembang.

    Konsep penerimaan ini tidak sama dengan sikap mudah menyerah. Tidak hanya menerima kenyataan, manusia juga harus aktif memutuskan apa yang akan dilakukan selanjutnya.

    2. Memilih keunggulan daripada kesempurnaan

    Ajaran ketiga dari filosofi wabi sabi adalah upaya untuk mewujudkan keunggulan, bukan menuntut kesempurnaan. Dengan kata lain, berusahalah menjadi versi terbaik dari diri Anda. Namun, ingatlah bahwa ketidaksempurnaan juga merupakan sifat alami manusia. 

    Sebagai gambaran, di dalam hubungan, jadilah pasangan terbaik. Dalam karya yang Anda buat, seperti hunian, berikan juga upaya terbaik. Bekerjalah untuk meningkatkan kompetensi diri tanpa berharap mencapai kesempurnaan mutlak.

    3. Belajar dari kesalahan

    Kegagalan yang Anda hadapi selalu memberi hikmah. Kesalahan yang terjadi di kehidupan ada agar Anda belajar. Selalu ada hal baik di setiap keadaan. Jika Anda merasa kegagalan begitu menyakitkan, tengoklah sebentar ke belakang. Mengingat kesuksesan-kesuksesan kecil dalam hidup akan memberi Anda dorongan untuk tak berhenti berusaha.

    4. Berbahagialah

    Puas dengan apa yang Anda miliki sambil bekerja menuju masa depan, dan sepenuhnya percaya bahwa Anda dapat mencapainya, adalah arti bahagia. Melalui rasa syukur, niat, dan tindakan, Anda akan menemukan kebahagiaan.

    Elemen Wabi Sabi Interior

    Wabi sabi adalah interior yang berusaha memberi sentuhan sederhana pada hunian. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan pemakaian kayu, karpet anyaman, palet warna netral, dan nuansa pedesaan yang kuat. Simak elemen interior yang bisa Anda terapkan berikut ini.

    Pemakaian Kayu

    Kayu dapat digunakan untuk meningkatkan nuansa alami. Tak hanya sebagai bahan furniture, Anda bisa memakai pintu yang terbuat dari kayu. Warna alami kayu dapat memberikan nuansa hangat pada hunian.

    Sumber : pexels.com/@cottonbro

    Penggunaan batu alam

    Untuk memberi sentuhan natural, wabi sabi interior memanfaatkan batu alam untuk lantai. Kesan alami semakin kuat dengan sentuhan rough finished pada dinding beton yang digunakan sebagai struktur utama rumah.

    Sumber : home-designing.com

    Baca juga: 10 DESAIN RUMAH BATU ALAM TERBARU, GAYA HUNIAN MINIMALIS ALAMI

    Rug anyaman

    Rug adalah karpet mini yang diletakkan di tengah ruangan untuk memberi kesan nyaman. Agar semakin dekat dengan alam, gunakan rug anyaman yang terbuat dari rumput, sisal, dan rami. Pilih rug dengan warna netral agar menjaga konsep yang diusung

    .

    Sumber: pexels.com/@maksgelatin

    Palet warna wabi sabi interior

    Keseimbangan pada interior diciptakan dengan palet warna hitam, coklat, abu-abu, putih, dan krem yang mampu memberi nuansa tenang. Anda juga dapat menggunakan warna kelabu tua, merah muda, dan kuning pasir untuk menghadirkan rasa nyaman.

    Pemakaian linen

    Linen yang terbuat dari rami dikenal sebagai serat alami terkuat di dunia. Linen juga merupakan kain yang tahan lama. Teksturnya yang sedikit kaku, ringan, dan mudah jatuh membuat kain ini terkenal nyaman dipakai. Anda bisa memakai linen untuk perlengkapan kamar tidur, selimut, handuk mandi, serta tirai.

    Sumber : pexels.com/@polina-kovaleva

    Tips Mewujudkan Wabi Sabi Interior

    Setelah mengetahui elemen yang digunakan pada wabi sabi interior, berikut merupakan beberapa tips yang dapat diterapkan pada hunian Anda. Di antaranya adalah kerapian, adanya elemen alam, serta menjaga rumah agar tetap sederhana.

    Rapi dan bersih

    Hunian yang menerapkan ajaran ini harus rapi dan teratur. Gunakan tempat penyimpanan terbuka yang cantik. Anda juga bisa membuat wadah penyimpanan tertutup. Susun barang secara vertikal dengan memanfaatkan rak atau penggantung di dinding. Ruangan yang rapi, bersih, dan terorganisir akan menimbulkan kedamaian hati.

    Tambahkan elemen alam

    Bahan-bahan alami adalah komponen utama hunian ini. Letakkan bunga segar maupun tanaman kering untuk mewujudkan nuansa alami. Tanaman hijau di dalam rumah mampu mengurangi stres dan menenangkan pikiran.

    Sumber : pexels.com/@cottonbro

    Jaga agar tetap sederhana

    Kunci lain dari wabi sabi interior adalah kesederhanaan. Hindari dekorasi berlebihan dan banyak aksesoris di dalam hunian. Gunakan furniture ramping dan rendah agar ruangan tidak terlihat penuh.

    Desain yang tidak sempurna

    Tidak perlu cemas jika terdapat furniture yang kurang cocok dengan desain hunian Anda. Sikap menerima ketidaksempurnaan juga merupakan implementasi ajaran ini. Namun, pastikan kerapian dan kebersihan rumah tetap terjaga.

    Jadi, apakah Anda tertarik menerapkan wabi sabi pada interior hunian? Sebagai inspirasi, terapkan beberapa tips yang telah dijabarkan di atas. Anda juga bisa mengunjungi iCreate untuk menemukan 

    furniture 

    yang tepat demi mewujudkan konsep desain hunian impian.

    Baca juga: 12 INSPIRASI RUMAH HITAM PUTIH MINIMALIS DAN PANDUAN LENGKAPNYA